Jumat, 23 Oktober 2026
17:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Georgios Maniakes

Georgios Maniakes

jenderal Romawi Timur

Bagikan:
Georgios Maniakes
Georgios_Maniakes2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahirsek. 998
Makedonia
Meninggal1043
Dekat danau Vegoritida, bagian barat Tesalonika
PengabdianKekaisaran Romawi Timur
250px-The_seizure_of_Edessa_in_Syria_by_the_Byzantine_army_and_the_Arabic_counterattack_from_the_Chronicle_of_John_Skylitzes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maniakes menaklukkan Edessa

Georgios Maniakes (bahasa Yunani Pertengahan:Γεώργιος Μανιάκης, translit. Geórgios Maniákes; wafat tahun 1043) adalah seorang jenderal terkenal Yunani Romawi Timur pada abad ke-11, yang mengepalai provinsi Italia pada tahun 1042. Dalam hikayat Skandinavia, dia dikenal sebagai Gyrgir. Konon dia sangat tinggi dan kekar, hampir seperti raksasa.[1]

Maniakes pertama kali dikenal dalam operasi militer tahun 1030-1031, ketika Kekaisaran Romawi Timur dikalahkan di Aleppo tetapi kemudian berhasil merebut Edessa dari bangsa Arab. Prestasi terbesarnya adalah merebut kembali sebagian Sisilia dari bangsa Arab mulai tahun 1038. Dalam perang ini, dia dibantu oleh Penjaga Varangia, yang saat itu dipimpin oleh Harald Hardrada, yang kemudian menjadi raja Norwegia. Ia juga bersama tentara bayaran Norman, di bawah William de Hauteville, yang membuatnya dijuluki "Lengan Besi" karena mengalahkan amir dari Sirakusa dalam pertempuran tunggal. Namun, tak lama kemudian, dia mengusir laksamananya, Stefanos, yang istrinya adalah saudari dari Ioánnis Orfanotrófos, kepala istana, yang juga mempermalukan pemimpin utusan Langobardi, Arduin, di depan umum, sehingga menyebabkan mereka meninggalkannya, beserta orang Norman dan Norsemen. Akibatnya ia dipanggil oleh kaisar Michael IV, yang juga merupakan ipar Stephen. Meskipun bangsa Arab segera merebut kembali pulau tersebut, keberhasilan Maniakes telah mengilhami orang Norman untuk menginvasi Sisilia.

250px-The_Byzantines_under_Georgios_Maniakes_land_at_Sicily_and_defeat_the_Arabs.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pasukan Romawi Timur dipimpin George Maniakes mendarat di Sisilia dan mengalahkan bangsa Arab

Keberhasilan Maniakes di Sisilia tidak dianggap oleh kaisar, sehingga dia memberontak melawan Konstantinos IX pada tahun 1042, meskipun dia telah ditunjuk sebagai kepala provinsi Italia. Orang yang terutama menyebabkan Maniakes memberontak adalah Romanos Skleros. Seperti Maniakes, Skleros, adalah tuan tanah yang sangat kaya yang memiliki lahan yang luas di Anatolia, tanahnya berdampingan dengan milik Maniakes, dan keduanya dikabarkan sering bertikai memperebutkan lahan. Sclerus memiliki pengaruh atas kaisar karena adiknya Sklerina yang terkenal cantik sangat menarik perhatian Konstantinos. Merasa memiliki kuasa, Sclerus memengaruhi Constantine untuk melawan Maniakes, menjarah rumah Maniakes, bahkan menggoda istrinya dengan menggunakan karisma keluarganya yang terkenal. Menghadapi Sclerus yang memaksanya menyerahkan komando pasukan kekaisaran di Apulia, Maniakes menyiksa Sclerus secara brutal hingga tewas, dengan menutup mata, telinga, hidung, dan mulutnya dengan kotoran manusia.[2] Kemudian Maniakes diproklamirkan sebagai kaisar oleh pasukannya (termasuk orang Varangian) dan berbaris menuju Konstantinopel. Pada tahun 1043 pasukannya bentrok dengan pasukan yang setia pada Constantine di dekat Tesalonika, dan meskipun awalnya menang, Maniakes terbunuh setelah terluka parah dalam pertarungan jarak dekat (menurut laporan Psellus). Constantine menghukum dengan kejam para pemberontak yang masih hidup, mengarak mereka di Hippodrome, dengan mendudukkan mereka di atas keledai dalam posisi mundur. Dengan kematiannya, pemberontakan pun berakhir. Namanya dijadikan nama sebuah kota di Sisilia, Maniace, dan sebuah benteng di Sirakusa, yaitu benteng Castello Maniace.

Referensi

  1. ↑ Byzantino-Nordica 2004: Papers Presented at the International Symposium of Byzantine Studies Held on 7-11 May 2004 in Tartu, Estonia. Morgenstern Society. 2005. ISBN 9949112664. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-01.
  2. ↑ Bradbury, Jim. (2004) Routledge Companion to Medieval Warfare Diarsipkan 2023-08-01 di Wayback Machine Diarsipkan 2023-08-01 di Wayback Machine.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan