Minggu, 25 Oktober 2026
00:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Georgios Grivas

Georgios Grivas

Bagikan:
Infobox orangGeorgios Grivas
250px-Georgios_Grivas_1967.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran6 Juni 1897 Suntingan nilai di Wikidata
Nikosia Suntingan nilai di Wikidata
Kematian27 Januari 1974 Suntingan nilai di Wikidata (76 tahun)
Limassol Suntingan nilai di Wikidata
Penyebab kematianGagal jantung Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaGereja Ortodoks Yunani Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanHellenic Military Academy (en) Terjemahkan (1916–1919)
Pancyprian Gymnasium (en) Terjemahkan (1909–1915)
École militaire Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanprajurit,biografer,partisan (militer),pejuang perlawanan Suntingan nilai di Wikidata
Pangkat militerLetnan Jenderal
jenderal Suntingan nilai di Wikidata
KonflikPerang Dunia II dan Battle of Tylliria (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Tanda tangan

Georgios Grivas, nama lengkap George Tehodorus Grivas (lahi, 5 Juli 1898 di Trikomo, Siprus, bagian kekaisaran Ottoman Turki - meninggal, 27 Januari 1974) adalah seorang pemimpin kelompok teroris Yunani Siprus EOKA-B, yang menganjurkan persatuan dengan Yunani. Sebelumnya ia memimpin kampanye gerilya melawan pemerintahan Inggris pada tahun 1950. Setelah kemerdekaan Siprus pada 1959, ia membentuk organizazion paramiliter EOKA-B, menentang presiden (dan Uskup Agung) Makarios III.[1]

Grivas berasal dari keluarga seorang pedagang gandum, Grivas menempuh pendidikannya di sekolah-sekolah di Nicosia dan Athena.[2] Pada tahun 1919, Ia memasuki akademi militer Kerajaan Hellenic sebagai kadet, bergabung dengan kelompok nasionalis Yunani yang menyukai penyatuan Siprus dengan Yunani ('Enosis').[2] Ia mengadopsi kewarganegaraan Yunani pada tahun 1919 dan bertempur dengan tentara Yunani dalam kampanye Asia Kecil, pada saat itu Ia dihiasi dengan keberanian.[2] Antara tahun 1925 dan tahun 1933, Ia belajar teknik militer di Prancis, dan kembali ke Yunani untuk kuliah di sekolah pelatihan Salonika.[2]

Pada pecahnya Perang Dunia II, Grivas bergabung dengan staf umum tentara Yunani.[2] Ia memerintahkan divisi dalam kampanye Albania (1940-1941) dan mendirikan kelompok perlawanan bawah tanah, yang berkembang menjadi sebuah gerakan nasionalis antikomunis yang ekstrem pada tahun 1945.[2] Selama tahun 1950 Grivas memimpin kampanye bawah tanah melawan pemerintahan Inggris di Siprus, membentuk gerilya tentara EOKA (Organisasi Nasional untuk Siprus Perjuangan) pada tahun 1954 dan menyebut dirinya 'Dighenis Akritas' setelah pahlawan Yunani yang legendaris.[2] Grivas meninggalkan Siprus pada tahun 1959 setelah perjanjian kemerdekaan dicapai tetapi kembali pada tahun 1964 untuk perintah (sampai 1967) Garda Nasional Siprus.[2] Pada tahun 1971, ia kembali diam-diam ke Siprus untuk melancarkan kudeta terhadap Presiden Makarios, Makarios dianggap sebagai pengkhianat karena telah menerima keanggotaan Persemakmuran daripada Enosis.[2] Grivas meninggal pada tahun 1974 dalam persembunyian.[2]

Rujukan

  1. ↑ Louise Richardson (2006). What Terrorists Want: Understanding the Enemy, Containing the Threat. Random House LLC. hlm. 246.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Georges Grivas". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-07-13. Diakses tanggal 25 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan