Kamis, 29 Oktober 2026
15:35 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Georges Sorel

Georges Sorel

Filsuf asal Prancis

Bagikan:
Georges Eugène Sorel
250px-Georges_Sorel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Georges Sorel
Lahir(1847-11-02)2 November 1847
Cherbourg, France
Meninggal29 Agustus 1922(1922-08-29) (umur 74)
Filsafat
Era20th century philosophy
WilayahWestern Philosophy
Minat utama

Georges Eugène Sorel ( lahir di Cherbourg pada 2 November 1847 – meninggal di Boulogne-sur-Seine 30 Agustus 1922) adalah seorang filsuf Prancis.[1][2][3][4] Gagasannya tentang kekuasaan dan mitos dalam kehidupan manusia telah menginspirasi tokoh terkemuka seperti Karl Marx dan dan para penganut fasisme.[5] Demikian, gagasan penentangan terhadap kekerasan adalah gagasan besar yang dikenang dari Georges Sorel[6]

Karya-karya Georges Sorel sangat berpengaruh pada gerakan sindikalisme.[1] Dalam bukunya yang paling terkenal berjudul Reflection on violence (tahun 1908), ia mendorong pemogokan umum untuk menghentikan praktik perindustrian dan gaya pemerintahan yang semena-mena.[1] Namun anehnya, ia mengizinkan pemogokan umum tersebut dengan senjata demi merebut alih industri.[1] Di satu pihak ia menentang kekerasan, tetapi di pihak lain ia membenarkan kekerasan demi mengakhiri kekuatan represif yang dilakukan negara.[1] Beberapa kekuatan yang ia ingin tentang adalah kekuasan terorot semasa Revolusi Prancis.[1] Ia kemudian disalah-artikan sebagai pendukung teori gerakan kediktatoran.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3263
  2. ↑ MacDonald, J. Ramsay (1912). "The Philosophy of Sorel." In Syndicalism: A Critical Examination, Chap. III, Constable & Co., Ltd.
  3. ↑ Guy-Grand, Georges (1911). "M. Georges Sorel et le 'Matérialisme Historique'." In La Philosophie Syndicaliste. Paris, Bernard Grasset.
  4. ↑ Lewis, Arthur D. (1912). "Monsieur Georges Sorel and his Ideas." In Syndicalism and the General Strike. London, T. Fisher Unwin.
  5. ↑ Sternhell, Zeev, Mario Sznajder, Maia Ashéri (1994). "Georges Sorel and the Antimaterialist Revision of Marxism." In The Birth of Fascist Ideology: From Cultural Rebellion to Political Revolution, Princeton University Press, ISBN 0-691-03289-0
  6. ↑ See, for instance, Kract, Klaus Gross (2008). "Georges Sorel und der Mythos der Gewalt. Diarsipkan 2018-06-13 di Wayback Machine" Zeithistorische Forschungen/Studies in Contemporary History, No. 1.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan