Senin, 19 Oktober 2026
14:58 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
George Williams

George Williams

Bagikan:
250px-George_Williams.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
George Williams

George Williams adalah pendiri Young Men’s Christian Association (YMCA).[1][2] Dia lahir pada tanggal 11 Oktober 1821 di Dulverton, Somerset, Inggris.[1] George Williams adalah seorang pengusaha muda yang kemudian terlibat aktif dalam berbagai organisasi Kristen.[1] Tidak mengherankan jika kemudian dia banyak menyuarakan hak-hak kaum buruh.[1] Salah satu motto hidupnya yang banyak dikenang adalah, “Bukan soal sedikit tidaknya, tetapi soal berapa banyak yang telah kita lakukan untuk orang lain."[1] Dia terkenal aktif dalam berbagai organisasi Kristen, antara lain: Church Missionary society, The British and Foreign Bible, and Religious Tract Society.[1] Hasil karya William yang membuatnya dikenang hingga sekarang adalah perannya sebagai pelopor berdirinya YMCA.[1] Asosiasi tersebut didirikan Rogerpada bulan tanggal 6 Juni 1844.[2] Dalam organisasi inilah dia menggalang anak muda dari berbagai penjuru dunia untuk terlibat dalam berbagai kegiatan penginjilan dan kegiatan-kegiatan lain yang mengarah pada perubahan sosial.[1] Untuk pendanaan YMCA, William juga tidak segan-segan untuk menggunakan uang pribadinya. Atas usahanya ini, dia pernah mendapat penghargaan dari Ratu Viktoria.[1] Totalitas William untuk YMCA terlihat dari komitmennya untuk terus aktif dalam organisasi ini hingga akhir hayatnya.[1] Dia meninggal pada tanggal 16 November 1905 dan dikuburkan di dalam Katedral Santo Paulus (St Paul's Cathedral) di London.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 {en} J. Gordon Melton. 2005. Encyclopedia of Protestantism. New York:Facts On File. Hal. 577-78.
  2. 1 2 {id} F.D Wellem. 2004. Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm. 480.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan