Jumat, 02 Oktober 2026
18:01 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
Geologi Bulan

Geologi Bulan

Bagikan:
250px-As17-137-21009.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kawah Exploring Shorty selama misi Apollo 17 ke Bulan.

Geologi Bulan (kadang-kadang disebut selenologi, walaupun istilah ini dapat merujuk juga kepada "ilmu pengetahuan lunar") cukup berbeda dengan Bumi. Bulan memiliki sangat sedikit atmosfer dan air, yang mengeleminasi erosi karena cuaca. Di Bulan tidak terdapat lempeng tektonik, gravitasinya lebih rendah, dan karena ukurannya yang kecil, pendinginan Bulan lebih cepat.

Studi geologi bulan diambil bedasarkan kombinasi observasi dari Bumi dengan menggunakan teleskop-teleskop luar angkasa, dengan pengukuran langsung (seperti meneliti sampel batuan bulan yang diambil oleh wahana antariksa), maupun tidak langsung (pengamatan dan pengukuran dengan menggunakan satelit pengorbit). Selama program Apollo berawak pada 1969 hingga 1972, para astronot mengambil dan mengirim 380.96 kilogram sampel batuan dan tanah bulan dari enam lokasi ke Bumi. sebagai tambahan, tiga wahana antariksa Soviet menagmbil 326 gram sampel batuan bulan, pada 1970 hingga 1976, sementara Chang'e 5 mengambil sampel sebanyak 1.73 kilogram pada 2020.

Bulan adalah satu-satunya benda angkasa (selain Bumi), yang konteks geologinya sudah diteliti, melalui sampel-sampel batuan Bulan. Bahkan, para ilmuwan sudah mampu mengidentifikasi beberapa meteorit lunar, meski sumbernya masih belum diketahui.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan