Selasa, 13 Oktober 2026
02:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Garis ley

Garis ley

Bagikan:
250px-Malvern_Hills_in_June_2005.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Malvern Hills di Britania Raya, diklaim oleh Alfred Watkins memiliki garis ley yang sejajar dengan punggung bukit

Garis ley (/leɪ/) adalah garis imajiner lurus dan sejajar yang bisa ditarik antara berbagai bangunan bersejarah dan markah tanah yang menonjol. Gagasan ini dikembangkan pada awal abad ke-20 di Eropa. Beberapa orang percaya bahwa garis lurus ini sengaja dibuat oleh masyarakat kuno yang dengan sengaja membangun struktur mengikuti garis tertentu. Sejak tahun 1960-an, anggota gerakan Misteri Bumi dan tradisi esoterik lainnya pe bahwa garis imajiner semacam ini membatasi "energi bumi" dan berfungsi sebagai panduan bagi pesawat alien dari luar angkasa. Sementara Arkeolog dan ilmuwan menganggap keberadaan ley lines sebagai pseudo-arkeologi dan pseudosains semata.

Gagasan tentang "leys" sebagai jalur lurus melintasi suatu lanskap dikemukakan oleh ahli barang antik Inggris Alfred Watkins pada tahun 1920-an, khususnya dalam bukunya The Old Straight Track. Dia berpendapat bahwa garis lurus dapat ditarik antara berbagai struktur bersejarah, garis ini mewakili rute perdagangan yang dibuat oleh masyarakat Inggris kuno. Namun, gagasan Watkins tidak pernah diterima oleh lembaga arkeologi Inggris, hingga membuatnya frustrasi. Para pengkritiknya mencatat bahwa idenya bergantung pada penggambaran garis antar situs yang didirikan pada periode yang berbeda di masa lalu. Mereka juga berargumen bahwa pada masa prasejarah, seperti pada masa sekarang, tidaklah praktis untuk melakukan perjalanan dalam garis lurus melintasi daerah perbukitan atau pegunungan di Inggris, membuat teori leys-nya tidak mungkin digunakan sebagai rute perdagangan. Terpisah dari gagasan Watkins, gagasan serupa—gagasan Heilige Linien ('garis suci')- muncul di Jerman pada tahun 1920-an.

Lihat juga

Referensi

Bibliografi


Ikon rintisan

Artikel bertopik misteri ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan