Selasa, 27 Oktober 2026
15:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Gambus ogi

Bagikan:

Gambus ogi terdiri atas 2 kata yaitu gambus dan ogi kata gambus memiliki makna sebagai alat musik dawai seperti mandolin yang berasal dari daerah Timur Tengah.[1] Di mana jauh sebelum abad ke-20, instrumen dan musiknya telah menyebar luas bersamaan dengan ajaran agama Islam ke negara-negara Asia Tenggara diantaranya Malaysia, Brunei, dan Indonesia. Di Indonesia, musik gambus kemudian diadaptasi ke dalam budaya lokal oleh sebagian masyarakat Sumatera, Jawa, Madura, Sulawesi, dan Kalimantan. Sedangkan kata ogi berasal dari bahasa Bugis yang artinya adalah Bugis. Sehingga dinamakan gambus ogi sebagai pembeda dengan musik musik gambus yang berasal dari luar Sulawesi Selatan. Di Sulawesi Selatan, gambus ogi berasal dari daerah Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan. Gambus yang berkembang di Masyarakat Bugis ini merupakan alat musik yang sama dengan alat musik gambus di daerah lain merupakan alat musik petik di mana bentuknya seperti pir dibelah dua dan lehernya panjang tetapi di Wajo sendiri alat dan musik gambus dikenal sebagai gambusu. Gambusu adalah alat musik yang banyak dimainkan di tengah atau di pedalaman pulau yang lebih kompleks dibandingkan dengan di daerah pesisir yang lebih sederhana dalam permainan musik gambusu. Gambusu di Wajo adalah salah satu alat musik yabg bernuansa islami yang memadukan musik Melayu-Bugis dan irama petikan gambus Arab. Gambusu dimainkan untuk mengiringi pertunjukkan seni tradisional Bugis.[2]

Referensi

  1. ↑ Muis, M. (2009). Pendefinisian lema alat musik di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 47
  2. ↑ Paluseri, Dais D.; Putra, Shakti A.; Hutama, Hendra S.; Hidayat, Moechtar; Putri, Ririn A. (2018). Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2018 (PDF). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. hlm. 289. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-10-21. Diakses tanggal 2019-04-09.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan