Kamis, 29 Oktober 2026
13:34 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Galisia Timur

Galisia Timur

wilayah geografis di Eropa Tengah

Bagikan:
250px-Galiz20.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Galisia Barat dan Timur pada abad ke-20

Galisia Timur atau Halichina Timur (bahasa Ukraina:Східна Галичина) adalah sebuah kawasan yang terletak di Ukraina Barat (kini wilayah Oblast Lviv, Ivano-Frankivsk dan Ternopil) dan Polandia tenggara.[1] Kawasan Galisia Timur jatuh ke tangan Kekaisaran Austria selama peristiwa Pemisahan Polandia Pertama pada tahun 1772. Pada masa Perang Dunia I, wilayah Galisia Timur sempat diduduki oleh Kekaisaran Rusia dari tahun 1914 hingga 1915. Setelah pembubaran Austria-Hungaria pada tahun 1918, Galisia Barat menjadi wilayah Republik Polandia. Sementara itu, orang-orang Ukraina di Galisia Timur menyatakan pendirian Republik Rakyat Ukraina Barat. Kota Lviv yang dihuni oleh banyak orang Polandia menentang upaya ini, sehingga meletuslah Perang Polandia-Ukraina yang berujung pada pengambilalihan seluruh wilayah Galisia oleh Polandia. Kemudian, selama Perang Polandia-Soviet (1919–21), Uni Soviet mencoba mendirikan sebuah negara boneka yang disebut Republik Sosialis Soviet Galisia di Galisia Timur, tetapi negara boneka ini tidak bertahan lama.

Nasib Galisia ditentukan oleh Perdamaian Riga pada tanggal 18 Maret 1921 yang menyerahkan wilayah Galisia kepada Polandia. Walaupun tidak dianggap sah oleh sebagian orang Ukraina, perjanjian ini diakui oleh dunia internasional pada tanggal 15 Mei 1923.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "History of Galicia". www.torugg.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-06-13. Diakses tanggal 2015-09-29.
  2. ↑ Jean, Delorme (1956). Les Alliés reconnaissent à la Pologne la possession de la Galicie, Chronologie des civilisations. Paris.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan