Rabu, 28 Oktober 2026
03:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Fukuda Chiyo-ni

Fukuda Chiyo-ni

Bagikan:
Infobox orangFukuda Chiyo-ni
120px-Caga_no_Chiyo_standing_beside_a_well.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran1703 Suntingan nilai di Wikidata
Mattō (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kematian2 Oktober 1775 Suntingan nilai di Wikidata (71/72 tahun)
Mattō (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaBuddhisme Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpenulis,haiku poet (en) Terjemahkan,pelukis Suntingan nilai di Wikidata
Murid dariKagami Shikō (en) Terjemahkan dan Ikarashi Shunmei (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
IMSLP: Category:Chiyo-ni Modifica els identificadors a Wikidata

Chiyo-ni (Kaga no Chiyo) (千代尼; 1703 - 2 Oktober 1775) adalah seorang penyair haiku Jepang pada zaman Edo, yang dikenal melalui syair-syairnya tentang bunga morning glory (asagao).

Lahir di Matto, Provinsi Kaga (kini Prefektur Ishikawa) sebagai putri seorang pembingkai gambar, ia menjadi murid penyair 岸弥左衛門 pada usia 12 tahun. Guru-guru Chiyo-ni adalah murid-murid Matsuo Basho, dan ia bertahan pada gaya Basho dalam karyanya. Pada usia 17 tahun, ia telah menjadi populer di sepanjang Jepang berkat karya-karyanya.

Chiyo-ni.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Patung Chiyo-ni
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan