Rabu, 04 November 2026
01:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Frigyes Karinthy

Frigyes Karinthy

Bagikan:
Frigyes Karinthy
250px-Rippl_Frigyes_Karinthy.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret oleh József Rippl-Rónai
Lahir(1887-06-25)25 Juni 1887
Budapest, Hungaria
Meninggal29 Agustus 1938(1938-08-29) (umur 51)
Siófok, Hungaria
Pekerjaanpengarang, pemain drama, penulis, penyair, penerjemah dan jurnalis
Dikenal karenapencetus konsep enam derajat pemisahan

Frigyes Karinthy (25 Juni 1887 – 29 Agustus 1938) adalah pengarang, pemain drama, penulis, penyair dan jurnalis dari Hungaria. Ia adalah pencetus pertama dari konsep enam derajat pemisahan dalam cerita pendek yang berjudul Chains (Láncszemek). Ia adalah ayah dari penyair Gábor Karinthy dan penulis Ferenc Karinthy.

Karya dalam terjemahan Inggris

  • Drama:A Farce-Satire in One Act (Sindiran lelucon dalam satu aksi) (1925)
  • Refund: a farce in one act diadaptasi dari karya Percival Wilde.
  • A Journey Round My Skull (1939) diterjemahkan dari bahasa Hungaria oleh Vernon Duckworth Barker.
  • Voyage to Faremido & Capillaria (1966) dipopulerkan dan diterjemahkan oleh Paul Tabori.
  • Please sir! (1968) diterjemahkan oleh István Farkas dan kata pengantarnya diterjemahkan Mary Kuttna.
  • Grave and gay: selections from his work (1973) Frigyes Karinthy.

Referensi


Flag of HungariaBiography icon

Artikel bertopik biografi Hungaria ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan