Jumat, 23 Oktober 2026
18:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Franz Werner

Franz Werner

Bagikan:
Franz Werner
Franz Werner.
Franz Werner.
Lahir( 1867-08-15)15 Agustus 1867
Meninggal28 Februari 1939(1939-02-28) (umur 71)
Dikenal karena
Karier ilmiah
Bidang
  • Biologi
  • Zoologi
Tempat kerjaMuseum Sejarah Alam Wina
Werner

Franz Josef Maria Werner (15 Agustus 1867 – 28 Februari 1939) adalah seorang zoologis dan penjelajah Austria. Mengkhususkan diri dalam herpetologi dan entomologi, Werner mendeskripsikan sejumlah spesies dan taksa lainnya dari katak, ular, serangga, dan organisme lainnya.

Ayahnya mengenalkannya dalam usia enam tahun dengan reptil dan amfibi. Sebagai murid brilian, ia seringkali berbincang dengan George Albert Boulenger (1858–1937) dan Oskar Boettger (1844–1910) yang mendorong kajiannya terhadap hewan-hewan tersebut. Werner meraih gelar doktor di Wina pada 1890 dan kemudian setelah menjalani setahun di Leipzig, mulai mengajar di Institut Zoologi Wina. Pada 1919, ia diangkat menjadi profesor, mempertahankan gelar tersebut sampai ia pensiun pada 1933.

Referensi

Bacaan tambahan

  • Adler, Kraig (1989). Contributions to the History of Herpetology. [Volume 1]. St. Louis, Missouri: Society for the Study of Amphibians and Reptiles (SSAR). 202 pp. ISBN0916984192.

Pranala luar

Flag of AustriaBiography icon

Artikel bertopik biografi Austria ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan