Kamis, 29 Oktober 2026
08:18 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Frank Swettenham

Frank Swettenham

Bagikan:
Frank Athelstane Swettenham
250px-Sir_Frank_Swettenham_by_John_Singer_Sargent_1904.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Swettenham oleh John Singer Sargent
King of Arms of the
Order of St Michael and St George
Masa jabatan
1925–1938
PendahuluSir Montagu Ommanney
PenggantiSir William Weigall
MayoritasBritania
Residen Jenderal Negeri-negeri Melayu Bersekutu
Masa jabatan
1896–1901
Gubernur dan kepala Negeri-negeri Selat
Masa jabatan
1901–1904
Residen Britania di Perak ke-2
Masa jabatan
November 1875 –Maret 1876
PendahuluJames W. W. Birch
PenggantiJames G. Davidson
Residen Britania di Perak ke-5
Masa jabatan
1889–1896
PendahuluHugh Low
PenggantiWilliam H. Treacher
Residen Britania di Selangor ke-3
Masa jabatan
September 1882 –Maret 1884
PendahuluBloomfield Douglas
PenggantiJohn Pickersgill Rodger
Informasi pribadi
Lahir(1850-03-28)28 Maret 1850
Meninggal11 Juni 1946(1946-06-11) (umur 96)
PekerjaanPejabat kolonial Britania

Sir Frank Athelstane Swettenham GCMG CH (28 Maret 1850 – 11 Juni 1946) adalah Residen Jenderal pertama Negeri-negeri Melayu Bersekutu (kini Malaysia). Ia menjabat dari 1 Juli 1896 hingga tahun 1901. Frank Swettenham juga berprofesi sebagai fotografer amatir.

Ia lahir di Belper, Derbyshire,[1] Britania.

Publikasi

  • Burns, P.L., and Cowan, C.D. ed. (1975), 'Sir Frank Swettenham's Malayan journals 1874-1876', Kuala Lumpur, London: Oxford University Press.
  • Clifford, Hugh Charles, and Swettenham, Frank Athelstane (1894), 'A dictionary of the Malay language', Taiping, Perak: Printed for the author's at the Government's printing office.
  • Cowan, C.D. ed. (1952), 'Sir Frank Swettenham's Perak journals 1874-1876', 'Journal of the Malayan branch of the Royal Asiatic Society', vol.24, part 4. Singapore: Malaya Publishing House.
  • Swettenham, Frank Athelstane (1881), 'Vocabulary of the English and Malay languages'. Singapore: printed at the Government Printing Office.
  • Swettenham, Frank Athelstane (1893), 'About Perak'. Singapore: Straits Times Press.
  • Swettenham, Frank Athelstane (1895), 'Malay sketches'. London: John Lane.
  • Swettenham, Frank Athelstane (1898), 'Unaddressed letters'. London: John Lane.
  • Swettenham, Frank Athelstane (1899), 'The real Malay'. London: John Lane.
  • Swettenham, Frank Athelstane (1907), 'British Malaya'. London: John Lane.
  • Swettenham, Frank Athelstane (1910), 'Report of the Mauritius royal commission, 1909'. HMSO.
  • Swettenham, Frank Athelstane (1912), 'Also and perhaps'. London: John Lane.
  • Swettenham, Frank Athelstane (1925), 'Arabella in Africa'. London: John Lane.
  • Swettenham, Frank Athelstane (1942), 'Footprints in Malaya'. London: Hutchinson.
  • Swettenham, Frank Athelstane (1946 ?), 'The future of Malaya'. [S.l.]: [s.n.]
  • Swettenham, Frank Athelstane (1967), 'Stories and sketches'. Kuala Lumpur: Oxford University Press.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ "Frank Swettenham at biography.com". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2007-09-27. Diakses tanggal 2010-08-23.
  2. ↑ Cambridge University Library 2003: from Diarsipkan 2006-09-24 di Wayback Machine, dated 10 May 2004.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan