Minggu, 01 November 2026
17:02 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Francesca Albanese

Francesca Albanese

pengacara internasional dan akademisi (lahir tahun 1977), pakar hak asasi manusia independen Persatuan Bangsa-Bangsa

Bagikan:
Infobox orangFrancesca Albanese
250px-Francesca_Albanese.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
(2025, Bogotá conference (en) Terjemahkan) Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran(it) Francesca Paola Albanese Suntingan nilai di Wikidata
30 Maret 1977 Suntingan nilai di Wikidata (49 tahun)
Ariano Irpino (Italia) Suntingan nilai di Wikidata
Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa di wilayah pendudukan Palestina
Mei 2022 –
← Michael Lynk Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanUniversitas Pisa
School of Oriental and African Studies Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaaninternational law scholar (en) Terjemahkan,dosen Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal
Keluarga
Pasangan nikahMassimiliano Calì Suntingan nilai di Wikidata
IMDB: nm15387259 Facebook: franci.albanese X: FranceskAlbs Instagram: francesca.albanese.unsr.opt Musicbrainz: d0e68c22-5079-4608-962c-c821425b568f Modifica els identificadors a Wikidata

Francesca Paola Albanese (pelafalan dalam bahasa Italia:[franˈtʃeskaalbaˈneːse,-eːze]; lahir 30 Maret 1977) adalah pengacara HAM, peneliti dan penulis buku kelahiran Italia. Ia telah bekerja selama lebih dari dua puluh tahun sebagai pakar HAM untuk PBB, termasuk Kantor Komisioner Tinggi untuk HAM (OHCHR) dan Badan Bantuan dan Pekerjaan untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). Dalam kapasitas tersebut, ia memberi saran kepada PBB, pemerintah, dan masyarakat sipil di Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Pasifik, tentang penegakan norma-norma hak asasi manusia, terutama bagi kelompok-kelompok rentan termasuk para pengungsi dan migran.

Pada 2022, Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjuk Albanese sebagai Pelapor Khusus tentang situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967. Ia telah banyak menerbitkan publikasi tentang situasi hukum di Israel dan Palestina. Buku terbarunya, Palestinian Refugees in International Law, menawarkan analisis hukum yang komprehensif tentang situasi pengungsi Palestina dari asal-usulnya hingga realitas masa kini. Albanese meraih gelar Sarjana Hukum (Honours) dari Universitas Pisa dan gelar LLM di bidang Hak Asasi Manusia dari SOAS University of London. Ia menyelesaikan gelar PhD di bidang Hukum Pengungsi Internasional di Fakultas Hukum Universitas Amsterdam.[1]

Referensi

Flag of ItaliaBiography icon

Artikel bertopik biografi Italia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan