Sabtu, 31 Oktober 2026
03:44 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Formasi Fezouata

Bagikan:

Formasi Fezouata adalah formasi geologi yang terletak di Moroko, yang menyimpan fosil dengan biota yang serupa dengan Biota yang ditemukan di Batu Burgess. Meski memiliki biota yang serupa, Formasi Fezouata berasal dari periode Ordovisium.[1] Bedasrakan fosil-fosil yang diambil dari deposit ini, para ilmuwan mengetahui bahwa biota Kambrium tidak punah pada akhir periode Kambrium, tidak seperti yang dipercaya ahli paleontologi sebelumnya.[2]

Formasi ini terletak di Lembah Draa, dekat Zagora, Moroko. Lagerstatte ini mencakup lapisan-lapisan batuan yang memiliki panjang total 1.1 km, yang mencakup dua subkala tertua Ordovisium.

Biota

Lebih dari 1500 fosil yang terdiri dari 50 taxa ditemukan pada formasi ini, termasuk beberapa fauna bercangkang (shelly fauna). Hewan-hewan yang membentuk biota ini, juga kelimpahan dari hewan tersebut, berubah seiring waktu.[1] Galian dengan diameter 1–3 mm juga ditemukan di sedimen ini, tetapi tidak ditemukan galian yang lebih besar, yang kemungkinan merupakan petanda bahwa adanya kekurangan oksigen pada air atau sedimen tempat biota ini hidup.

Bryozoa dan Graptolit menjadi jenis yang paling umum ditemui. Fosil echinodermata juga ditemukan, yang menunjukkan bahwa kadar salinitas pada lautan saat itu normal.

Referensi

  1. 1 2 Van Roy P. et al. 2010. Ordovician faunas of Burgess Shale type. Nature 465: 215–218. Diarsipkan 2011-10-04 di Wayback Machine
  2. ↑ (BBC News) Victoria Gill, "Fossil find resolves ancient extinction mystery" Diarsipkan 2022-03-10 di Wayback Machine: accessed 13 May 2010
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan