Minggu, 04 Oktober 2026
05:30 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

For Sama

Bagikan:

For Sama adalah sebuah film dokumenter tahun 2019 garapan Waad al-Kateab dan Edward Watts. Film tersebut menampilkan kisah Waad Al-Kateab selama lima tahun masa perang di Aleppo, Suriah. Dalam kurun waktu tersebut, Al-Kateab jatuh cinta, menikah, dan melahirkan putrinya, Sama, sambil menghadapi situasi konflik yang semakin memburuk. Melalui kameranya, ia merekam berbagai momen tentang kehilangan, kegembiraan, serta perjuangan untuk tetap bertahan hidup. Dokumenter ini juga menggambarkan dilema besar yang dihadapinya: memilih bertahan di Aleppo demi melanjutkan perjuangan untuk kebebasan, atau meninggalkan kota demi keselamatan putrinya.[1] For Sama tidak secara langsung membahas isu geopolitik, agama, kepahlawanan, atau kewajiban moral. Namun, film ini tetap berhubungan dengan tema-tema tersebut melalui pendekatan feminis yang halus dalam teknik pengambilan gambar dan penyusunan narasi.[2] Film tersebut menerima gelar Film Dokumenter Terbaik dan Film dengan Sutradara Terbaik dalam ajang British Independent Film Award (BIFA).[3]

Referensi

  1. ↑ Lodge, Guy (2019-05-03). "Film Review: 'For Sama'". Variety (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-28.
  2. ↑ Mincheva, Dilyana (2021-01-26). "Cinematic Islamic feminism and the female war gaze: Reflections on Waad Al-Kataeb's For Sama". Alphaville: Journal of Film and Screen Media (dalam bahasa Inggris) (20): 54–70. doi:10.33178/alpha.20.05. ISSN 2009-4078.
  3. ↑ "Film dokumenter "For Sama" raih penghargaan dari BIFA". Antara News.
Ikon rintisan

Artikel bertopik film ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan