Jumat, 30 Oktober 2026
09:19 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Flying Tiger Line Penerbangan 739

Flying Tiger Line Penerbangan 739

Bagikan:
Flying Tiger Line Flight 739
250px-KLM_L-1049C_Constellation_at_Santa_Maria_%28Azores%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lockheed Constellation L-1049 yang serupa dengan pesawat hilang.
Ringkasan pesawat hilang
Tanggal16 Maret 1962
Lokasi
osm-intl,7,13.666666666667,140,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Flying_Tiger_Line_Penerbangan_739&revid=29236801&groups=_f5b7f2e41eb5bdf8cd3aafcad5190dfbe749b469&parser=parsoid
Pesawat
Jenis pesawatLockheed Constellation L-1049H
OperatorFlying Tiger Line
RegistrasiN6921C
AsalPangkalan Udara Travis (SUU)
California, Amerika Serikat
Perhentian ke-1Honolulu (HNL)
Perhentian ke-2Lapangan Terbang Wake Island (AWK)
Perhentian ke-3Guam (UAM)
Perhentian akhirPangkalan Udara Clark (CRK), Filipina
TujuanSaigon (SGN), Vietnam Selatan
Penumpang96
Awak11
Tewas107 (semua)
Selamat0

Flying Tiger Line Penerbangan 739 adalah penerbangan sebuah pesawat militer Amerika Serikat, Lockheed Super Constellation (dicharter dari Flying Tiger Line) membawa 93 tentara AS dan 3 orang Vietnam Selatan dari Pangkalan Udara Travis di California kemudian melakukan pengisian bahan bakar di Guam lalu melanjutkan perjalanan ke Filipina, tetapi pesawat itu tak pernah tiba di tujuannya (di Filipina).

Pilot tidak membuat panggilan darurat, dan 1.300 orang yang terlibat dalam pencarian tak pernah menemukan jejak pesawatnya. Seorang kru kapal tanker Liberia mengaku melihat “cahaya terang” di langit pada sekitar waktu penerbangan, tetapi otoritas AS tetap tidak bisa menemukan kemungkinan apa pun sebagai penyebab insiden itu. Seluruh penumpangnya yang berjumlah 107 orang dinyatakan hilang dan tewas.

Kecelakaan ini merupakan kecelakaan terbesar pesawat Lockheed Constellation.

Sumber

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan