Senin, 02 November 2026
17:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Final National Basketball Association 2010

Bagikan:

Final NBA 2010 (yang ke-64) adalah perebutan gelar juara National Basketball Association untuk musim pertandingan 2009-10. Partai final kali ini mempertemukan antara Boston Celtics, peringkat keempat zona Wilayah Timur dan Los Angeles Lakers, peringkat pertama Wilayah Barat.

Playoff

Boston Celtics

Boston Celtics menyelesaikan musim reguler sebagai juara di Atlantic Division dengan rekor 50-32. Sebagai peringkat keempat dalam Wilayah Timur, Celtics mengalahkan peringkat kelima, yaitu Miami Heat dalam lima pertandingan di babak pertama playoff. Di babak semifinal Wilayah Timur, Celtics berhasil mengalahkan Cleveland Cavaliers dalam enam pertandingan, menjadikan Cavaliers sebagai tim peringkat paling atas yang tereliminasi paling awal sejak Dallas Mavericks kalah di babak pertama dari Golden State Warriors pada tahun 2007. Di babak final Wilayah Timur, Celtics mengalahkan Orlando Magic dalam enam pertandingan. Dalam perjalanan menuju Final NBA, Boston Celtics menjadi tim pertama dalam sejarah NBA yang melaju dengan rekor menang kalah dalam pertandingan tandang lebih baik dari pertandingan kandang dalam musim reguler. Boston Celtics juga menjadi tim kedua dalam sejarah NBA yang mencapai Final NBA setelah mengalahkan tim yang memiliki rekor terbaik, Cleveland Cavaliers dan tim dengan rekor terbaik kedua di liga, Orlando Magic. Tim yang pertama kali melakukannya adalah Houston Rockets pada tahun 1995.

Los Angeles Lakers

Los Angeles Lakers menyelesaikan musim reguler sebagai juara di Pacific Division dengan rekor 57–25. Sebagai peringkat satu di Wilayah Barat, Lakers mengeliminasi peringkat kedelapan, yaitu Oklahoma City Thunder dalam enam games di babak pertama. Di babak semifinal Wilayah Barat, Lakers menjadi tim pertama dalam sejarah NBA yang berhasil menyapu bersih empat pertandingan berturut-turut saat melawan Utah Jazz. Di babak final Wilayah Barat, Lakers berhasil mengalahkan Phoenix Suns dalam enam pertandingan. Los Angeles Lakers berhasil melaju ke Final NBA untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Tim terakhir yang berhasil melakukan hal yang sama adalah Los Angeles Lakers itu sendiri pada rentang tahun 2000-2002.

Format

Final NBA tetap akan dimainkan dengan sistem best of seven dengan memakai sistem 2-3-2, yaitu dua pertandingan pertama di Los Angeles, tiga pertandingan berikutnya di Boston, dan dua pertandingan terakhir kembali lagi di Los Angeles. Los Angeles Lakers memainkan laga kandang terlebih dahulu karena memiliki home court advantage, yang dilihat dari rekor menang-kalah di musim regular (Lakers memiliki rekor 57-25, sementara Celtics memiliki rekor 50-32). Tim pertama yang berhasil mengantungi empat kemenangan lebih dulu menjadi juara.

Jadwal dan hasil

Semua waktu di pertandingan final menggunakan zona Eastern Daylight Time

(T4) Boston Celtics vs. (B1) Los Angeles Lakers: Los Angeles menang 4-3.

Lakers berhasil memenangkan game 7 untuk menjadi juara yang ke-16 kalinya dalam Final NBA menjadi gelar juara berturut-turut setelah musim 2009 mereka juga memenangkannya. Gelar ini merupakan yang ke-5 bagi Kobe Bryant dan yang ke-11 bagi pelatih Phil Jackson. Dalam Final NBA ini, Ray Allen berhasil memecahkan rekor Final NBA, yaitu membuat delapan kali tembakan tiga angka yang dibuatnya pada saat game 2. Rekor yang sebelumnya adalah tujuh kali yang dipegang bersama oleh Scottie Pippen, Kenny Smith, dan Allen sendiri.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan