Kamis, 22 Oktober 2026
06:32 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama

Final NBA 1993

Serial kejuaraan bola basket 1993

Bagikan:

Final NBA tahun 1993 merupakan babak final yang mempertemukan juara Wilayah Barat Phoenix Suns dan juara Wilayah Timur Chicago Bulls.[1]

Phoenix Suns pada musim kompetisi 1992-93 ini berhasil meraih 62 kemenangan di musim reguler NBA dan pemain bintangnya Charles Barkley mampu merebut gelar MVP pada musim yang sama. Sedangkan, Bulls memasuki babak final dipimpin oleh megabintang Michael Jordan.

Bulls menjadi klub pertama sejak era legendaris Boston Celtics pada tahun 1960-an yang berhasil meraih tiga gelar juara secara berturut-turut melalui lemparan tiga angka oleh John Paxson yang membawa kemenangan dengan skor 99-98 pada pertandingan keenam di babak final tersebut.

Catatan menarik pada final NBA tahun 1993 ini adalah tim tandang selalu memenangkan setiap pertandingan kecuali untuk kemenangan Chicago di kandang di Game 4.

Latar Belakang

Chicago Bulls

Setelah meraih dua juara NBA secara berturut-turut, Bulls[1] mengincar gelar ketiga untuk menyamai rekor yang dimiliki Boston Celtics yang mampu meraih tiga gelar berturut-turut pada era 1960-an.

Setelah musim kompetisi 1991-92 berakhir, Michael Jordan dan Scottie Pippen bermain bersama Dream Team pada Olimpiade 1992 di Barcelona dengan berhasil meraih medali emas. Pasca Barcelona, Jordan dan Pippen tidak memiliki waktu istirahat yang cukup tetapi mereka masih mampu membawa Bulls meraih rekor menang kalah 57-25, posisi dua di klasemen akhir Wilayah Timur.

Chicago memulai usahanya untuk meraih gelar ketiga secara berturut-turut dengan menyapu bersih pertandingan melawan Atlanta Hawks dan Cleveland Cavaliers. Namun, saat berhadapan dengan rival utamanya New York Knicks, Bulls harus tertinggal 2-0 sebelum kemudian dua pertandingan berikutnya di kandang. Pada pertandingan kelima yang krusial di Madison Square Garden, Bulls merebut kemenangan dari tangan Knicks sebelum akhirnya menutup final Wilayah Timur dengan kemenangan kandang di Chicago Stadium

Phoenix Suns

Suns[1] merupakan tim yang tengah naik daun, dipimpin oleh point guard All Star Kevin Johnson. Kehadiran Johnson sejak tahun 1988 membuat Suns tampil gemilang dan melangkah ke babak final Wilayah Timur selama dua tahun berturut-turut.

Sebelum musim 1992 dimulai, Suns melakukan pertukaran besar-besaran, dengan mendapatkan Charles Barkley dari Philadelphia 76ers dengan menukarkan Jeff Hornacek, Tim Perry, dan Andrew Lang. Suns juga menunjuk Paul Westphal sebagai pelatih kepala sekaligus melakukan perubahan logo dan kostum pertandingan. Pada tahun yang sama, tim ini juga memindahkan kandang dari Arizona Veterans Memorial Museum ke America West Arena.

Referensi

  1. 1 2 3 "1993 NBA Finals - Chicago Bulls vs. Phoenix Suns". Basketball-Reference.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-12. Diakses tanggal 2019-09-04.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bola basket ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan