Kamis, 22 Oktober 2026
04:25 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama

Film solata

Bagikan:

Sinopsis Film Solata

Angkasa (Rendy Kjaernett) merasa tak ada lagi yang membuatnya ingin menetap di Jakarta. Dalam waktu yang berdekatan, ia kehilangan pekerjaan, ditinggal pergi oleh ibunya untuk selamanya, dan harus menerima kenyataan pahit bahwa hubungannya dengan sang kekasih, Lembayung (Rachel Natasya), telah berakhir.[1]

Dilanda kekecewaan, Angkasa memilih menjauh dari kehidupannya di ibu kota. Ia memutuskan menjadi relawan guru dalam program yang diinisiasinya di Ollon, Tana Toraja. Di tempat itu, ia bertemu dengan enam murid yang memiliki nama depan menyerupai nama-nama presiden Indonesia: Karno, Harto, Habi, Wahid, Mega, dan Bambang.[2]

Sebuah peristiwa kemudian hadir dan mengguncang cara pandang Angkasa terhadap kehidupan. Perjalanan yang semula ia pilih sebagai pelarian dari luka dan kekecewaan justru membawanya pada pemahaman baru tentang kehidupan, kedewasaan, dan arti sesungguhnya dari perjalanan hidup[3].

Memaknai Film Solata

Film karya Ichwan Persada ini tayang di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia mulai 6 November 2025[1]. Bagi Ichwan Persada, Solata tidak hanya berkisah tentang pengabdian, tetapi juga menyuarakan refleksi sosial dan nilai-nilai kemanusiaan. Gagasan film ini berangkat dari kegelisahannya melihat kondisi pendidikan di Indonesia. Dalam wawancaranya dengan Tempo pada Rabu, 15 Oktober 2025, Ichwan mengungkapkan bahwa berbagai persoalan pendidikan, mulai dari nasib guru hingga kesenjangan gaji, menjadi isu yang banyak disorot sepanjang setahun terakhir. Ironisnya, realitas yang begitu menyedihkan itu justru menyerupai kisah fiksi yang telah mereka hadirkan dalam film. Hal inilah yang membuat Solata semakin mendapat perhatian karena cerita yang mereka ciptakan ternyata benar-benar terjadi dalam kehidupan nyata.[1]

Dalam Solata, Ichwan sengaja tidak menggambarkan tokoh utamanya sebagai sosok pahlawan yang datang untuk menyelamatkan orang lain. Sebaliknya, tokoh tersebut justru mendapat pertolongan secara tidak langsung dari karakter-karakter yang ditemuinya. Pilihan ini berangkat dari ketidakpuasan Ichwan terhadap film yang pernah dibuatnya pada 2011. Kala itu, ia mengisahkan seorang tokoh yang dengan penuh heroisme pergi ke daerah pedalaman untuk menjadi penyelamat sebuah desa. Namun, belakangan ia merasa tidak menyukai pendekatan cerita seperti itu.[4]

Bagi Rendy Kjaernett, keterlibatannya dalam Solata, film garapan Ichwan Persada, bukan sekadar kesempatan berakting, melainkan juga pengalaman personal yang menjadi titik balik dalam hidupnya. Ia bahkan memandang perannya sebagai Angkasa sebagai semacam terapi bagi dirinya. Sejak pertama kali membaca naskah Solata, Rendy merasa memiliki ikatan emosional dengan karakter Angkasa. Ia mengungkapkan kepada Tempo bahwa dirinya sangat menyukai cerita tersebut dan ingin memerankan Angkasa, bahkan bersedia melakukannya tanpa bayaran. Menurutnya, Angkasa adalah sosok manusia biasa, bukan pahlawan super, sehingga ia merasa bisa menuangkan dirinya sendiri ke dalam karakter itu.[5]

Film SOLATA Keliling Dunia

Pada Januari 2026, film garapan Ichwan Persada ini menggelar pemutaran perdana internasional di Sofia, Bulgaria, dalam ajang Sofia Menar Film Festival.[6] Acara tersebut berlangsung meriah dengan kehadiran tujuh duta besar serta perwakilan dari 13 negara sahabat. Film panjang Solata pada Sabtu, 6 Juni 2026 mendapatkan penghargaan dalam Golden FEMI Film Festival di Sofia, Bulgaria. Film yang mengangkat tema pendidikan, persahabatan, dan budaya Toraja (dengan latar Ollon, Toraja, Sulawesi Selatan) ini menyabet Special Award for Cinema from the Emerald of the Equator: Cultural Contribution and Humanism.[7]

Perjalanan SOLATA di kancah internasional berlanjut melalui sejumlah festival film dan pemutaran khusus di berbagai negara. Hingga kini, film yang dibintangi Rendy Kjaernett dan Rachel Natasya itu telah berpartisipasi dalam festival di Bulgaria, Yordania, dan Republik Ceko. Selain itu, SOLATA juga mendapat kesempatan untuk diputar secara khusus di Slowakia, Hungaria, Bahrain, dan Tanzania. Film ini juga dijadwalkan menyapa penonton di Maroko, Finlandia, dan Filipina. Pencapaian tersebut mendorong Ichwan untuk memperkenalkan film-film lain berlatar Sulawesi Selatan kepada audiens yang lebih luas. Ia berencana membawa karya sinema dari daerah ini untuk menjangkau penonton baru di Eropa pada tahun depan.[6]

Mengangkat latar dan kehidupan masyarakat Toraja, film SOLATA menjadi satu-satunya film berlatar Sulawesi Selatan yang berhasil terpilih dalam Madani International Film Festival 2026 di Jakarta. Informasi mengenai festival ini disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, pada Senin, 5 Oktober 2026. SOLATA terpilih bersama 107 film lainnya dari 29 negara untuk mengikuti festival yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-9. Partisipasi ini juga menandai kiprah SOLATA di festival film dalam negeri setelah sebelumnya diputar di sejumlah festival internasional di Eropa dan Timur Tengah.[8]

Orang-orang di Balik SOLATA[3]

Produser: Ichwan Persada

Sutradara: Ichwan Persada

Penulis: Arai Amelya, Ichwan Persada

Production: Walma Pictures, Indonesia Sinema Persada[3]

Pemeran:

  • Rendy Kjaernett
  • Rachel Natasya ex JKT48
  • Fhail Firmansyah
  • Iskandar Andi Patau
  • Harsya Subandrio
  • Ayu Siramba
  • Keyzo Sombolinggi
  • Maulana Eka Putra
  • Amel Komba
  • Suray Parrangan
  • Gabriel Alexander
  • Ince Amira Batrisya

Referensi

  1. 1 2 3 "Sinopsis Film Solata yang Tayang 6 November 2025 di Bioskop". Tempo.co. 23 Oktober 2025. Diakses tanggal 9 Oktober 2026.
  2. ↑ Rizki Dian P. (17 Oktober 2025). "Sinopsis Film SOLATA, Angkat Isu Pendidikan yang Penuh Makna dari Tana Toraja". Kapanlagi. Diakses tanggal 9 Oktober 2026.
  3. 1 2 3 "SOLATA". Cinema XXI. Diakses tanggal 9 Oktober 2026.
  4. ↑ "Gemar Nonton di Bioskop Jadi Penentu Sutradara Garap Film Solata". Tempo.co. 23 Oktober 2025. Diakses tanggal 9 Oktober 2026.
  5. ↑ "Film Solata Jadi Terapi untuk Rendy Kjaernett". Tempo.co. 3 November 2025. Diakses tanggal 9 Oktober 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 "Sutradara Film Solata Bawa Film Berlatar Sulawesi Selatan Keliling Eropa Tahun Depan". Sindo Makassar. 27 September 2026. Diakses tanggal 9 Oktober 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Film Indonesia Solata Raih Penghargaan di Bulgaria". Tempo.co. 9 Juni 2025. Diakses tanggal 9 Oktober 2026.
  8. ↑ Yusri, Andi Arfan (7 Oktober 2026). "Film SOLATA Kembali Raih Apresisasi di Madani International Film Festival 2026". RRI. Diakses tanggal 9 Oktober 2026.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan