Minggu, 01 November 2026
15:59 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Festival Kotagede

Bagikan:

Festival Kotagede adalah kegiatan atau acara seni dan budaya tahunan yang diadakan di daerah Kotagede, Yogyakarta. Festival Kotagede ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 1999. Festival ini diadakan sebagai wadah untuk pengembangan seni budaya, peningkatan ekonomi masyarakat setempat, dan peningkatan pariwisata yang ada di daerah Kotagede. Acara ini diselenggarakan sebagai sarana untuk peningkatan dan pengembangan seluruh potensi seni dan budaya yang ada di kawasan Kotagede. Selain untuk pengembangan potensi yang ada di Kotagede, festival ini juga diadakan dengan tujuan untuk melestarikan budaya dan potensi-potensi sejarah yang terletak di kawasan Kotagede, Yogyakarta. Hal itu disebabkan karena Kotagede merupakan salah satu kawasan yang kaya akan seni dan budaya. Kotagede merupakan salah satu kawasan yang banyak tempat wisata bersejarahnya. Kotagede merupakan salah satu kawasan di Yogyakarta yang ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya karena banyak aspek sejarah yang tersimpan di sana. Adanya Festival Kotagede menjadi momen penting untuk mengenalkan berbagai potensi yang dimiliki oleh Kotagede sebagai kawasan cagar budaya. Potensi-potensi tersebut dapat dilihat baik dari sisi sejarahnya maupun kekuatan ekonominya, seperti seni kerajinan perak, kuliner khas Kotagede, arsitektur dari bangunan-bangunan bersejarah, dan lingkungannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan