Jumat, 23 Oktober 2026
09:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Kucing liar

Kucing liar

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Kucing jalanan.
Kucing liar
250px-Wildkatze_002.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kucing liar Eropa
(Felis silvestris silvestris)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Carnivora
Subordo: Feliformia
Famili: Felidae
Subfamili: Felinae
Genus: Felis
Spesies:
F. silvestris
Nama binomial
Felis silvestris
250px-Distribution_of_the_European_wildcat.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Kucing liar (nama ilmiah: Felis silvestris; bahasa Inggris: wildcat) adalah pemangsa berukuran kecil yang berasal dari Eropa, Asia bagian barat, dan Afrika. Binatang ini adalah pemburu mamalia kecil seperti tikus, burung, dan makhluk lain yang berukuran serupa. Kucing liar adalah salah satu pemanjat yang baik dan sering menangkap mangsanya di tanah. Kucing betina biasanya akan melahirkan anak antara 2 hingga 3 ekor yang kemudian dirawat oleh sang induk hingga berumur sekitar 5 bulan. Spesies ini memiliki subspesies yang dibagi berdasarkan daerah-daerah yang berbeda. Kadang-kadang kucing ini dianggap sebagai kucing rumah (Felis silvestris catus).

Di lingkungannya, kucing liar beradaptasi di habitat yang bervariasi, antara lain di kawasan sabana, hutan terbuka, dan stepa. Meskipun keturunannya yang dijinakkan menunjukkan variasi yang mencolok terhadap ukuran dan warnanya, individu-individu liar cenderung berwarna cokelat sedang dengan belang-belang hitam. Pada umumnya ukuran kepala kucing liar lebih lebar dan bulu ekornya lebih tebal dari kebanyakan kucing rumah. Panjang kucing ini umumnya antara 45 sampai 80 cm dengan berat antara 3 sampai 8 kilogram. Adapun tingginya rata-rata 35 cm dengan panjang ekor kira-kira 21–35 cm. Subspesies kucing liar Afrika cenderung lebih kecil ukurannya dan berwarna coklat lebih terang.

Kucing liar sangat penakut. Kucing liar cenderung menghindari kehadiran manusia dan selalu hidup menyendiri. Kucing ini memiliki daerah kekuasaan sekitar 3 km².

Suatu penelitian yang pernah dilakukan oleh Institut Kanker Nasional Amerika Serikat menyatakan bahwa kucing liar diperkirakan merupakan nenek moyang kucing rumah. Diperkirakan kucing liar pernah dijadikan sebagai hewan peliharaan oleh sekelompok manusia kira-kira 10.000 tahun lalu di suatu tempat di Timur Dekat. Diperkirakan pula Felis silvestris memiliki keturunan dekat dengan Felis margarita.

Subspesies

Menurut analisis DNA 2007, ada sekitar 5 subspesies kucing liar, yaitu:

Teks lama memuat lebih banyak subspesies yang telah dihilangkan.

Lihat pula

Referensi

  • Seri Intisari Ilmu. Jakarta: Erlangga, 2005, hlm. 66.

Pranala luar

Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Felis silvestris.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Felis silvestris.

Referensi

  1. ↑ IUCN Detail 181049859
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan