Minggu, 01 November 2026
07:50 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Filippo dari Parma

Filippo dari Parma

Bagikan:
Filippo I
250px-Felipe_duque_de_Parma.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan karya Louis-Michel van Loo
Adipati Parma, Piacenza, dan Guastalla
Lahir(1720-03-15)15 Maret 1720
Madrid, Spanyol
Meninggal18 Juli 1765(1765-07-18) (umur 45)
Alessandria, Italia
AyahFelipe V dari Spanyol
IbuElisabeth Farnese
PasanganLouise-Élisabeth
AgamaKatolik

Filippo (15 Maret 1720 – 18 Juli 1765) terlahir sebagai Infante Spanyol, dan kemudian menjadi Adipati Parma dari tahun 1748 hingga 1765. Ia merupakan pendiri Wangsa Bourbon-Parma dan menantu Raja Louis XV.

Ia menjadi Adipati Parma setelah Austria bersedia menyerahkan kadipaten tersebut kepadanya sesuai dengan ketentuan Perjanjian Aix-la-Chapelle (1748) yang mengakhiri Perang Pewaris Austria.[1]

Filippo adalah seorang penguasa tercerahkan yang menggalakkan pendidikan dan filsafat, sehingga negaranya menarik cendekiawan seperti Étienne Condillac.

Catatan kaki

  1. ↑ Crankshaw 1970, hlm. 99–100.

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan