Kamis, 01 Oktober 2026
16:45 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
FF DIN

FF DIN

Bagikan:
250px-FFDIN.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
FF DIN adalah rupa huruf tanpa kait yang dikembangkan berdasarkan huruf DIN-Mittelschrift oleh Albert Jan Pool pada tahun 1995. DIN adalah singkatan dari Deutsche Industrie Norm.

FF DIN adalah rupa huruf tanpa kait yang dikembangkan berdasarkan rupa huruf DIN-Mittelschrift oleh Albert-Jan Pool pada tahun 1995. "DIN" adalah singkatan dari Deutsche Industrie Norm (Standar Industri Jerman).

Rupa huruf DIN-Mittelschrift ini digunakan oleh Badan standardisasi industri Jerman untuk signage di jalan raya dan signage di stasiun kereta api, fungsinya lebih ke Display type (huruf yang bentuk fisik dan ukurannya hanya layak untuk ukuran besar seperti headline), jika digunakan untuk body text ukuran kecil, rupa huruf ini menjadi aneh dan mengurangi tingkat kejelasannya (legibility). Untuk itulah Albert-Jan Pool mengembangkan rupa huruf ini lebih lanjut ke beberapa versi. Sebelumnya ia juga sempat mengembangkan rupa huruf FF OCR-F.

Penggunaan

  • FF DIN, banyak digunakan untuk signage jalaan raya dan signage nama bangunan di Jerman.
  • Huruf korporat dari Los Angeles County Metropolitan Transportation Authority
  • Huruf korporat dari maskapai penerbangan JetBlue Airways
  • Huruf korporat dari Adidas
  • Huruf korporat dari tvOne (2012 - sekarang)
  • Huruf korporat dari VIVA Group

Bacaan lebih lanjut

  • Made with FontFont; BIS Publishers; Edited by Jan Middendorp & Erik Spiekermann; Amsterdam; 2006; ISBN-10: 90-6369-129-7

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik tipografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan