Senin, 28 September 2026
09:46 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Euridike

Euridike

tokoh dalam mitologi Yunani

250px-Dying_Eurydice_Louvre_CC7.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Euridike

Euridike (bahasa Yunani:Εὐρυδίκη) dalam mitologi Yunani adalah seorang nimfa pohon ek atau salah satu anak Apollo (dewa cahaya). Dia adalah istri dari Orfeus, yang sangat mencintainya. Pada hari pernikahan mereka, Orfeus memainkan lagu yang sangat indah sementara Euridike menari di batas cakrawala.

Dalam mitologi

Suatu hari seekor satir melihat Euridike dan mengejarnya. Euridike yang berlari menghindar secara tidak sengaja menginjak seekor ular berbisa. Ular tersebut menggigitnya dan Euridike meninggal saat itu juga. Orfeus tidak bisa menerima kenyataan bahwa istrinya telah mati dan dengan sedih memainkan sebuah lagu yang memilukan sehingga membuat para nimfa dan dewa menangis. Para nimfa dan dewa kemudian menyuruh Orfeus untuk pergi ke dunia bawah untuk membawa kembali Euridike. Orfeus yang sangat gembira mengetahui bahwa masih ada harapan agar istrinya hidup kembali segera melakukannya. Di dunia bawah, Hades dan Persefone terpesona pada musik Orfeus dan memperbolehkan Orfeus membawa kembali Euridike dengan satu syarat: Orfeus harus berjalan di depan Euridike dan tidak boleh menengok ke belakang sebelum sampai di dunia atas. Namun dalam perjalannya menuju dunia atas Orfeus menoleh ke belakang sehingga Euridike pun hilang dan kembali ke dunia bawah, kali ini untuk selamanya.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Eurydice.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan