Kamis, 08 Oktober 2026
21:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Eukleides dari Megara

Eukleides dari Megara

Bagikan:
Eukleides dari Megara
250px-Euclid_of_Megara.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eukleides dari Megara
Lahirc. 435 SM
Megara
Meninggalc. 365 SM
Filsafat
EraFilsafat Kuno
WilayahFilsafat Barat
Mazhab Megara
Minat utama
Logika, Etika

Eukleides dari Megara adalah seorang filsuf yang mendirikan Mazhab Megara.[1] Ia adalah salah seorang murid Sokrates yang mengembangkan ajaran Sokrates.[1][2] Sebelum ia menjadi murid Sokrates, ia merupakan pengikut Mazhab Elea, sebagaimana terlihat pengaruhnya terhadap filsafatnya.[3]

Riwayat Hidup

Eukleides berasal dari kota Megara, sebelah barat Athena.[1][4] Ia hidup antara tahun 450 SM hingga 380 SM.[1] Pada tahun 431/432 SM, ia datang ke Athena untuk menemui Sokrates.[5] Ketika itu, ia menyamar sebagai seorang perempuan untuk dapat masuk ke kota tersebut.[5] Hal itu karena ada peraturan untuk melarang masuk warga kota Megara ke Athena.[5] Setelah itu, ia menjadi murid pertama dari Sokrates.[3][5] Ketika Sokrates wafat pada tahun 400/399 SM, Eukleides adalah salah seorang murid yang hadir di sisinya.[3][5] Setelah itu, Plato dan murid-murid Sokrates lainnya berlindung bersama Eukleides di Megara.[2][3][5]

Pemikiran

Eukleides berupaya menyatukan konsep "yang ada" dari Mazhab Elea dengan konsep "yang baik" dari Sokrates.[1] Menurutnya, "yang ada" dan "yang baik" adalah sama dan hanya ada satu.[2][3][5] Karena itu, "yang ada", "yang baik", dan "yang satu" adalah sama saja dan identik.[3] "Yang satu" itu diketahui dengan banyak nama.[2][3][5] Dewa-dewi, Rasio, dan Intelegensi juga diidentifikasikan sebagai "yang satu" tersebut.[2][3][5] Kemudian Eukleides menolak keberadaan dari prinsip yang bertentangan dengan "yang baik".[2][3][5] Dengan demikian, ia berpendapat bahwa segala sesuatu yang ada berdasarkan prinsip "yang satu", "yang baik", dan "yang ada" tersebut.[2]

Pengaruh

250px-Artgate_Fondazione_Cariplo_-_Cifrondi_Antonio%2C_Euclide.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artgate Fondazione Cariplo - Cifrondi Antonio, Euclide

Eukleides merupakan pendiri Mazhab Megara dan memberi pengaruh besar terhadap para filsuf Mazhab Megara selanjutnya.[3][5] Beberapa orang filsuf yang terkenal dari mazhab ini adalah Eubulides, Diodoros Cronus, dan Stilpo dari Megara.[3][4][5] Zeno dari Citium, pendiri Mazhab Stoa, adalah murid Stilpo dari Megara.[3][4][5]

Lihat Juga

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 K. Bertens. 1990. Sejarah Filsafat Yunani. Yogyakarta: Kanisius. Hal. 91.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris)David B. Robinson. 1972. "Megarians". In The Encyclopedia of Philosophy Volume 5 & 6. Paul Edwards, ed. 258-259. New York: Macmillan Publishing.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 (Inggris)Edward Zeller. 1957. Outlines of the History of Greek Philosophy. New York: Meridian Books. P. 123-124.
  4. 1 2 3 (Inggris)David Sedley. 1998. "Megarian School". In The Routledge Encyclopedia of Philosophy. London & New York: Routledge.
  5. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 (Inggris)Frederick Copleston. 1993. A History of Philosophy Volume I: Greece and Rome. New York: Doubleday. P. 116-118.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Euclid of Megara.
Wikisource logo
Wikisource memiliki teks a artikel Ensiklopedia Britannica 1911 mengenai Euclid of Megara.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan