Kamis, 01 Oktober 2026
15:27 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah
Eudikotil

Eudikotil

Klad tumbuhan berbunga – dikotil sejati

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Eudikotil" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Eudikotil dan Eudikotiledon (bahasa Inggris:Eudicots, Eudicotyledon; pilihan lain istilah yang mungkin adalah "Kelompok/klad dikotil sejati") adalah istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Doyle & Hotton (1991) bagi sekelompok tumbuhan berbunga yang pernah disebut tricolpatae atau dikotil "non-magnoliids" oleh botaniwan-botaniwan sebelumnya. Istilah itu berarti "dikotiledon sejati" dan anggota-anggotanya memiliki ciri-ciri dikotiledon yang cukup khas. Kelompok dikotil yang tidak termasuk dalam klad ini kadang-kadang disebut paleodicots ("Dikotil Purba", karena terpisah di awal proses evolusi) tetapi tidak pernah populer karena sebagai kelompok tidak Monofiletik. Kelompok ini dipakai dalam sistem klasifikasi APG (I dan II).

Eudikotil
Rentang waktu: 125–0 jtyl Kapur Awal - Sekarang
250px-Blueyellowred1web_-_West_Virginia_-_ForestWander.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Primula vulgaris
250px-Bladmoes_kiemplanten.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Brassica sp.
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Spermatophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Mesangiospermae
Klad: Eudikotil
Doyle (1991)
Klad (APG IV)
Artikel takson sembarang

Kelompok Eudikotil mencakup cukup banyak tumbuhan ekonomi, misalnya: jambu, kapas, polong-polongan, kubis-kubisan, kenikir-kenikiran, mawar, ketela pohon, dan karet/para.

Lihat pula

Catatan kaki


Ikon rintisan

Artikel bertopik botani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan