Minggu, 04 Oktober 2026
19:20 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Estetisasi

Bagikan:

Estetisasi adalah politisasi estetika (cabang studi filosofi yang sifat nilai keindahan seni dan moral) dalam metode propaganda berupa upaya pemaksaan penyimbolan (estetis) sebagai strategi dalam melakukan suatu proses manipulatif dalam kognisi konstruksi paradigma sosial seseorang untuk mempersepsikan, merumuskan, atau mencari alternatif dalam memecahkan masalah yang dihadapi tujuan-tujuan lain yaitu memengaruhi wacana dengan menawarkan alternatif berguna untuk penghilangan antisipasi hingga dapat diterima dengan tidak memperpedulikan apakah sesuai dengan moral atau etika.

Dalam teori propaganda, komunikasi ini dirancang sebagai pencitraan gambar atau kemasan untuk menjual sebuah peristiwa-peristiwa tertentu kepada pemirsa. Jika pemasangan berhasil, memasukkan paradigma yang akan memperluas untuk atau sebenarnya merupakan tindakan politik intimidasi, paksaan, kekerasan yang disembunyikan.

Pranala luar

.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan