Sabtu, 31 Oktober 2026
05:28 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ernst Büchner

Ernst Büchner

Bagikan:
Ernst Büchner
250px-Wilhelm_und_Ernst_B%C3%BCchner%2C_Pfungstadt%2C_ca._1865.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Büchner (kanan) dengan ayahnya Wilhelm(de), ca. 1865 di Pfungstadt
Lahir(1850-03-18)18 Maret 1850
Meninggal25 April 1924(1924-04-25) (umur 74)

Ernst Büchner (18 Maret 1850 – 25 April 1924) adalah seorang kimiawan industri asal Jerman yang dikenal karena dijadikan sebagai nama bagi labu Büchner dan corong Büchner. Paten bagi dua penemuan tersebut dipublikasikan pada tahun 1888.

Kehidupan

Ayahnya adalah sorang apoteker, kimiawan, industrialis dan politikus Wilhelm Büchner. Ernst juga keponakan dari penulis drama Georg Büchner dan filsuf, ahli fisiologi dan dokter Ludwig Büchner. Büchner mempelajari kimia di Tübingen. Dalam disertasinya, ia membahas masalah pemisahan Klorbromanilina. Pada tahun 1882, Ernst Büchner mengambil alih pengelolaan bisnis keluarga. Pada tahun 1890 ia membagi Pfungstadt beroperasi pada "Kesatuan pabrik-pabrik ultramarine". Penciptaan kesepakatan tersebut adalah dalam menanggapi munculnya "petrokimia" yang tumbuh lebih lanjut sehingga akhirnya mengakibatkan ditutupnya perusahaan pada tahun 1893.

Büchner pertama kali menikah dengan sepupunya Mathilda Büchner (6 Januari 1850 – 1 April 1908) dan bersamanya dikaruniai dua orang anak, kimiawan Carl Büchner (28 Juni 1877 – 9 Juli 1929) dan pelukis Friedrich (Fritz) Büchner (1 April 1880 – 22 Juni 1965). Setelah perceraian mereka pada tahun 1885, ia menikahi Marie Ludovike Karoline von Ferber (6 Agustus 1850 – 20 April 1925). Dari pernikahannya tersebut ia dikaruniai seorang anak bernama Anton Büchner (28 Juli 1887 – 27 Agustus 1985), penulis biografi pertama dari Büchner bersaudara.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan