Minggu, 01 November 2026
12:18 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Eric Schopler

Bagikan:

Eric Schopler Eric Schopler atau kerap disapa sebagai Schopler (8 Februari 1927 – 7 Juli 2006)[1] adalah seorang psikolog Amerika Serikat kelahiran Jerman yang penelitian rintisannya tentang autisme menjadi landasan program TEACCH.[2]

Eric Schopler
Lahir8 Februari 1927 (umur 99)
Meninggal7 Juli 2006(2006-07-07) (umur 79)
AlmamaterUniversitas Chicago
Pekerjaanahli psikologi
peneliti
penulis
Dikenal karenapendiri
Karya terkenalautisme dan sindrom asperger

Kehidupan Pribadi

Eric Schopler lahir pada 8 Februari 1927, di Fürth, Jerman dari pasangan Erna Oppenheimer Schopler dan Ernst Schopler di mana orangtuanya beagama Yahudi. Pada tahun 1938 keluarganya melarikan diri dari Nazi Jerman dan beremigrasi ke AS, di mana mereka menetap di Rochester, New York.[3]

Schopler menikah dengan Betsy Burch pada tahun 1953 dan memiliki tiga anak bernama Bobby, Tom dan Susie. Setelah perceraiannya pada tahun 1970, ia menikah dengan Margaret Lansing. Schopler meninggal pada usia 79 tahun karena kanker pada 7 Juli 2006 di rumahnya dekat Mebane, Carolina Utara.[4]

Pendidikan

Shopler menerima gelar BA tahun 1949 dari Universitas Chicago, menerima gelar MA tahun 1955 di bidang pekerjaan sosial psikiatrik dari School of Social Service Administraton, dan gelar Ph.D.(1964) di bidang perkembangan aspek klinis anak dari Committee on Human Development, Universitas Chicago. Selanjutnya Schopler menjabat sebagai profesor psikologi di bidang psikiatri, juga sebagai direktur dan pendiri Divisi For Treatment and Education of Autistic and Related Communication Handicapped Children (TEACCH),Universitas Northern Carolina.

Pengalaman terdahulu membantu menyakinkan Schopler bahwa orangtua merupakan korban gangguan perkembangan anak mereka (Schopler,1971). Schopler menyarankan agar orangtua dan para profesional bekerjasama sebagai pembantu para penerapi (Schopler & Reichler,1971), juga bekerjsama dengan para guru (Schopler , Reichler & Lansing, 1971) untuk mengatasi akibat-akibat yang paling efektif pada anak-anak yang secara perkembangan mengalami ketunaan.

Schopler percaya kepada program efektif diseluruh negeri, yakni dengan adanya kerjasama orangtua-profesional yang menyatu yang dipusatkan kepada adaptasi keluarga, penyesuaian sekolah, dan hubungan masyarakat. Kegiatan TEACCH meliputi komponen-komponen penelitian dan latihan profesional yang kuat. Publikasinya telah diterjemahkan ke dalam lima bahasa. program TEACCH digunakan sebagai model nasional dan internasional. Didalam mengakui sumbangan-sumbangannya, Schopler telah menerima American Psyhiatric Association (APA) Gold Achievement Award (1972), menerima Max Gardner Award North Carolina untuk sumbangan luar biasa kepada Kesejahteraan manusia (1985), dan menerima APA Award for Distinguished Public Service (1985).[5]

Karya Penelitian

Awal mula keinginan Schopler untuk menjadi seorang partisipasitor autisme adalah karena banyaknya tanggapan para ahli yang mengatakan autisme adalah bagian dari gangguang jiwa.[6]

Sebagai hasil karyanya untuk Proyek Penelitian Anak, Perawatan dan Pendidikan Anak-Anak Cacat Autistik dan Komunikasi Terkait (TEACCH) didirikan pada tahun 1971 [3] dan ia diangkat menjadi salah satu direktur pada tahun 1972. Program perintis tersebut dilakukan untuk membantu pendidikan, penelitian, dan pemberian layanan gangguan spektrum autisme untuk anak-anak dan orang dewasa.[7]

Program TEACCH ini telah membawa banyak kemajuan dalam pengetahuan autisme, di mana Schopler menunjukkan bahwa sebagian besar anak autis tidak memiliki gangguan jiwa, seperti yang diyakini banyak orang pada saat itu. Ia juga membuktikan bahwa orang tua dari anak autis dapat menjadi kolaborator yang efektif dalam pengobatan dan pendidikan anaknya. Berkat hasil TEACCH ini, pada tahun 1972 metode Schopler diterapkan di seluruh negara bagian di sekolah-sekolah Carolina Utaradan klinik khusus yang didanai negara.[8]

Referensi

  1. ↑ Schopler, Eric, ed. (1995). "Parent Survival Manual". doi:10.1007/978-1-4899-1069-1.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. ↑ "Eric Schopler, PhD". www.pearsonassessments.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-10-02.
  3. ↑ "Eric Schopler Biography" (PDF). SNCLEG. Diakses tanggal Senin, 02 Oktober 2023.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  4. ↑ Archives, L. A. Times (2006-07-10). "Eric Schopler, 79; Had Key Role in Study and Treatment of Autism". Los Angeles Times (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-10-02.
  5. ↑ Baihaqi, MIF (2014). ENSIKLOPEDIA TOKOH PENDIDIKAN LUAR BIASA. Bandung: NUANSA CENDEKIA. hlm. 355. ISBN 9786028395755.
  6. ↑ "Keinginan Schopler untuk menjadi seorang partisipasitor autisme". unchealthcare. Diakses tanggal 02 Oktober 2023.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  7. ↑ "Perawatan dan Pendidikan Anak-Anak Cacat Autistik dan Komunikasi Terkait (TEACCH)". wed.unc.edu. Diakses tanggal 02 Oktober 2023.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=; no-break space karakter dalam |title= pada posisi 73
  8. ↑ "Program TEACCH ini untuk membawa kemajuan dalam pengetahuan autisme,". Nyusn. Diakses tanggal 02 Oktober 2023.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan