Jumat, 16 Oktober 2026
20:44 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Epsilon Eridani b

Epsilon Eridani b

planet luar surya di rasi bintang Eridanus

Bagikan:
Epsilon Eridani b
250px-Epsilon_Eridani_b.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penggambaran ilustrator atas Epsilon Eridani b, yang menggambarkannya sebagai raksasa gas dengan cincin. Objek di dekat bagian bawah adalah bulan hipotetis.
Penemuan
Ditemukan olehHatzes et al.
Situs penemuanAmerika Serikat
Tanggal penemuan7 Agustus 2000
Spektroskopi Doppler
Ciri-ciri orbit[1]
3,48±0,02 AU
Eksentrisitas0,07+0,06
−0,05
7,37±0,07 y
Inklinasi34°±2°
~180°+122°
−123°
177°+49°
−51°
Semiamplitudo11,48±0,66 m/s
BintangEpsilon Eridani
Ciri-ciri fisik[1]
Massa1,19±0,12 MJ
Suhu~150 K (−123 °C; −190 °F)

Epsilon Eridani b, juga dikenal sebagai AEgir,[2] adalah planet ekstrasurya yang mengorbit bintang Epsilon Eridani pada rasi bintang Eridanus. Komposisi penyusun atmosfer planet ini masih belum diketahui karena jaraknya yang sangat jauh dari tata surya dan bumi.

Penemuan

Keberadaan Planet Ini Sudah Diduga Canadian Team led oleh Bruce Campbell dan Gordon Walker pada awal tahun 1990, tetapi pengamatan yang mereka lakukan tidak cukup untuk mendefinisikan penemuan yang sebenarnya. Penemuan yang resmi diumumkan pada tanggal 7 Agustus 2000 oleh team led, Artie Hatzes. Berdasarkan penemuan itu diketahui massa planet tersebut adalah 1.2 ± 0.33 kali massa Jupiter, dengan jarak dari bintang 3,4 SA. Para pengamat, termasuk Geoffrey Marcy, menyarankan informasi lebih banyak mengenai efek goyangan bintang doppler yang terbentuk dengan ukurannya yang besar dan medan magnet yang bervariasi dibutuhkan untuk mengkonfirmasi planet.

Pada tahun 2006, Teleskop Luar Angkasa Hubble membuat pengukuran Astrometrik dan menkonfirmasi keberadaan planet. Pengamatan tersebut mengindikasi bahwa planet tersebut memiliki massa 1,5 kali massa Jupiter dan membagi menjadi beberapa bidang yang sama di luar suatu piringan yang mengandung debu yang diamati disekitar bintang. Orbit yang berasal dari pengukuran adalah eksentrik: baik 0.25 maupun 0.7.

Sementara itu Teleskop Luar Angkasa Spitzer mendeteksi Sabuk Asteroid yang jaraknya kira - kira 3 SA dari bintang. Pada tahun 2009 Tim Brogi mengklaim bahwa pengusulan eksentrisitas planet dan sabuk ini tidak konsisten. Planet melewati sabuk asteroid dan jelas cepat mengikis materialnya.

Planet dan orbit dalamnya akan aman apabila apabila garis orbitnya bermigrasi ke luar Sabuk Komet (jika diketahui).

Referensi

  1. 1 2 Mawet, Dimitri; Hirsch, Lea; et al. (2019). "Deep Exploration of ϵ Eridani with Keck Ms-band Vortex Coronagraphy and Radial Velocities: Mass and Orbital Parameters of the Giant Exoplanet" (PDF). The Astronomical Journal. 157 (1): 33. arXiv:1810.03794. Bibcode:2019AJ....157...33M. doi:10.3847/1538-3881/aaef8a. ISSN 1538-3881. OCLC 7964711337.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  2. ↑ Carroll, Michael (2017), "Zeroing in on Earth 2.0", Earths of Distant Suns (dalam bahasa Inggris), Springer, hlm. 79, doi:10.1007/978-3-319-43964-8_5, ISBN 978-3-319-43963-1, Planet name: AEgir | Original designation: Epsilon Eridani b{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Parameter work dengan ISBN (link)

Pranala luar

Koordinat: Peta langit 03h 32m 55.8442s, −09° 27′ 29.744″


Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan