Sabtu, 10 Oktober 2026
03:14 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Gaius Epidius Marullus

tribunus plebis pada 44 SM yang menentang Julius Caesar

Bagikan:
Gaius Epidius Marullus
PekerjaanTribunus plebis
Dikenal karenaDiadem
Keluargagens Epidia

Gaius Epidius Marullus (fl. 44 SM) adalah seorang tribunus plebis Romawi yang dikenal karena insiden diadem. Ketakutan Caesar akan menjadi seorang autokrat, yang dapat mengakhiri Republik Romawi, menguat ketika seseorang memasang diadem pada patung Julius Caesar di Rostra. Para tribunus, Gaius Epidius Marullus dan Lucius Caesetius Flavus, menyingkirkan diadem tersebut.[butuh rujukan][1] Tak lama setelah insiden diadem, para tribunus menangkap banyak warga yang memanggil Caesar Rex ketika ia lewat. Caesar bertindak dengan tegas ketika melihat pendukungnya diancam. Ia memerintahkan untuk melepaskan warga yang tertangkap, dan membawa para tribunus ke Senat untuk mencopot jabatan mereka.[butuh rujukan] Caesar awalnya menggunakan kesucian para tribunus untuk awal perang saudara di antaranya dan Pompeius, tetapi sekarang mencopot jabatan mereka untuk keuntungannya sendiri.

Referensi

  1. ↑ Cocceianus, Cassius Dio (1905). Dio's Annals of Rome (dalam bahasa Inggris). Pafraets book Company. hlm. 415.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan