Senin, 26 Oktober 2026
20:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Boa pelangi

Boa pelangi

Bagikan:
Boa pelangi
250px-EpicratesCenchriaCenchria1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Boidae
Subfamili: Epicrates
Spesies:
E. cenchria
Nama binomial
Epicrates cenchria
Sinonim[2]
Synonyms List
  • Boa cenchria
    Linnaeus, 1754
  • [Boa] Cenchria
    Linnaeus, 1758
  • Coluber tamachia
    Scopoli, 1788
  • Boa Cenchris
    — Gmelin, 1788
  • Boa aboma
    Daudin, 1803
  • Boa ternatea
    Daudin, 1803
  • Boa annulifer
    Daudin, 1803
  • [Epicrates] cenchria
    — Wagler, 1830
  • Cliftia fusca
    Gray, 1849
  • Epicarsius cupreus
    J.G. Fischer, 1856
  • Epicarsius cupreus
    — Brown, 1893
  • Epicrates cenchris
    — Boulenger, 1893
  • Epicrates cenchria
    — Griffin, 1916
  • Epicrates cenchria var. fusca
    — Griffin, 1916
  • Epicrates cenchria cenchria
    — Amaral, 1930
  • Epicrates cenchria cenchria
    — Stull, 1938

Boa pelangi (Epicrates cenchria) adalah sebuah spesies ular boa yang endemik ke Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Spesies ini semi-arboreal dan diketahui memiliki pendar iridesensi/holografik yang disebabkan oleh pewarnaan struktural. Lima subspesies telah diakui.[3]

Subspesies

Subspesies Penulis takson[4] Nama umum Sebaran geografis
Epicrates cenchria barbouri Stull, 1938 Boa pelangi pulau marajo
Epicrates cenchria cenchria (Linnaeus, 1758) Boa pelangi brasil Cekungan Amazon dan di Guiana pesisir, Guyana Prancis, Suriname dan Venezuela selatan
Epicrates cenchria gaigeae Stull, 1938 Boa pelangi peru
Epicrates cenchria hygrophilus Amaral, 1935 Boa pelangi espirito santo
Epicrates cenchria polylepis Amaral, 1935 Boa pelangi dataran tinggi tengah

Referensi

  1. ↑ Calderón, M.; Ortega, A.; Catenazzi, A.; Gagliardi, G.; Cisneros-Heredia, D.F.; Nogueira, C. de C.; Schargel, W.; Rivas, G. (2021). "Epicrates cenchria". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T15154721A15154747. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-2.RLTS.T15154721A15154747.en. Diakses tanggal 15 Agustus 2023.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ McDiarmid RW, Campbell JA, Touré TA (1999). Snake Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference, Volume 1. Washington, District of Columbia: Herpetologists' League. 511 pp. ISBN 1-893777-00-6 (series). ISBN 1-893777-01-4 (volume).
  3. ↑ "Epicrates cenchria ". Integrated Taxonomic Information System. Diakses tanggal 10 Juli 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Epicrates cenchria ". Integrated Taxonomic Information System. Diakses tanggal 10 Juli 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan