Minggu, 08 November 2026
22:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Entikong, Sanggau

Entikong, Sanggau

kecamatan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat

Bagikan:
Entikong
Pos perbatasan Indonesia - Malaysia di Entikong
Pos perbatasan Indonesia - Malaysia di Entikong
Koordinat: 0°59′16″N 110°21′08″E / 0.987778°N 110.352222°E / 0.987778; 110.352222
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Barat
KabupatenSanggau
Pemerintahan
 • CamatSuparman, S.Pd, M.Sos
Populasi
 • Total20,334 jiwa (2.019) jiwa
Kode Kemendagri61.03.21 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS6105220 Suntingan nilai di Wikidata
Luas506,89 km²
Kepadatan26 jiwa/km²
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Entikong%2C_Sanggau&revid=29814985&groups=_ae01c9a71e0fb7ad6e19acc34e685130ffe3ac8c&parser=parsoid

Entikong adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Indonesia.

Entikong memiliki jalur perbatasan darat dengan negara Malaysia khususnya Sarawak sehingga jalur darat sering disebut jalur sutera karena bisa dilewati langsung oleh bus baik dari Indonesia maupun dari Malaysia tanpa harus menyebari sungai maupun laut, oleh sebab itu banyak TKI yang berasal dari Jawa dan Sumatra yang menggunakan jalur perbatasan Entikong.[butuh rujukan]

Sejarah

Asal mula nama Entikong berasal dari kata "En" yang berarti "sungai" dan "Tikong" yang berarti "tikungan atau berkelok", jadi Entikong diartikan sebagai sungai yang banyak tikungannya atau berkelok.[butuh rujukan]

Sungai Entikong yang bermuara di sungai Sekayam adalah pemukiman awal masyarakat Entikong pada waktu dahulu. Kemudian pada 1970, oleh dinas sosial masyarakatnya dipindah ke lokasi pemukiman baru yang sudah disediakan yakni lokasi pemukiman yang sekarang. Saat itu Entikong masih termasuk ke dalam wilayah pemerintahan Kecamatan Sekayam.[butuh rujukan]

Sejak saat itu, semua masyarakat Entikong pindah ke "Kampung Baru" dan jumlah penduduknya mulai berkembang pesat hingga sekarang dan menjadi salah satu desa yang berbatasan langsung dengan negara tetangga yakni Tebedu, Malaysia.[butuh rujukan]

Kecamatan Entikong pun terbentuk secara resmi pada 17 Juni 1996 yang dilaksanakan secara terpusat di Sanggau berdasarkan PP No. 39 Tahun 1996 tentang Pembentukan 16 kecamatan di Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Pontianak, Sanggau, Sambas, Sintang, Ketapang dan Kapuas Hulu Dalam Wilayah Provinsi Daerah Tingkat I Kalimantan Barat.[butuh rujukan]

Suku

Mayoritas suku di Kecamatan Entikong adalah:[butuh rujukan]

  1. Dayak
  2. Tionghoa
  3. Melayu
  4. Batak
  5. Jawa
  6. lain-lain

Agama

Data keagamaan penduduk kecamatan Entikong dari 20.334 jiwa penduduk, yakni pemeluk agama Kristen sebanyak 13.730 jiwa atau 67,53%, di mana Katolik 10.296 jiwa (50,64%) dan Protestan sebanyak 3.434 jiwa (16,89%). kemudian Islam 6.579 jiwa (32,35%), kemudian kepercayaan sebanyak 14 jiwa (0,07%), Budha 10 jiwa (0,05%), dan Hindu 1 jiwa.[1]

Mata Pencarian

Mata pencaharian penduduk adalah petani padi, sahang, kakao, karet dan sebagian adalah penambang emas tradisional.[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ "Data Berdasarkan Agama Kabupaten Sanggau". www.dikominfo.sanggai.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-10-18. Diakses tanggal 14 Oktober 2020.

Pranala luar

0°59′16″N 110°21′8″E / 0.98778°N 110.35222°E / 0.98778; 110.35222


Ikon rintisan

Artikel bertopik kecamatan di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan