Senin, 28 September 2026
17:07 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Emmanuel Goldstein

Emmanuel Goldstein adalah tokoh fiksi dalam novel distopia karya George Orwell yang berjudul Nineteen Eighty-Four. Ia ditetapkan sebagai musuh negara oleh partai Ingsoc di negara Oceania yang berideologi totalitarianisme. Ia digambarkan sebagai pemimpin organisasi pembangkang misterius yang disebut "The Brotherhood" dan konon telah menulis buku The Theory and Practice of Oligarchical Collectivism. Goldstein selalu menjadi subjek "Two Minutes Hate", yaitu program harian yang dimulai pada pukul 11:00 ketika wajah Goldstein muncul di layar dan lalu penontonnya akan menunjukkan kebencian terhadapnya. Ia hanya terlihat dan terdengar di layar tersebut dan mungkin merupakan karangan Kementerian Kebenaran, yaitu departemen propaganda Oceania. Ketika ditanya oleh Winston Smith apakah Goldstein atau "The Brotherhood" benar-benar ada, O'Brien menjawab bahwa Winston tidak akan pernah tahu jawabannya, bahkan jika ia hidup hingga berusia sembilan tahun. O'Brien mengklaim bahwa buku Goldstein dikarang oleh para pemimpin partai, termasuk dirinya sendiri, tetapi pernyataan ini tidak menjawab apakah Goldstein benar-benar ada atau tidak.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik fantasi atau fiksi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan