Sabtu, 07 November 2026
12:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Emishi

Emishi

Bagikan:
Emishi
Nama keluarga
250px-Emishi_from_an_Emakimono_circa_1324.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Emishi membayar upeti kepada Pangeran Shotoku. Diproduksi pada 1324, berdasarkan pada Shotokutaishi e-den e-maki, dibuat pada 1069.
PengucapanEmishi
Wilayah asalJepang
Nama terkaitAinu, Jomon
Catatan kaki: dari Namio, Egami, et al., Ainu to kodai Nippon. Japan: Shogakukan, 1982, hlm. 92.

Emishi atau Ebisu (蝦夷) adalah kelompok etnis yang pernah menghuni kawasan Tōhoku di pulau Honshū timur laut. Daerah mereka disebut michi no oku (道の奥) dalam catatan-catatan sejarah dari masanya. Asal-usul kelompok Emishi tidak diketahui, tetapi mereka diduga merupakan keturunan orang-orang Jōmon. Mereka disebutkan dalam sumber-sumber sejarah paling tidak dari tahun 400. Sumber-sumber Tiongkok menyebut mereka sebagai "orang yang berbulu". Beberapa suku Emishi melawan kekuasaan Kaisar Jepang pada periode Nara dan awal periode Heian (abad ketujuh hingga kesepuluh). Beberapa ahli meyakini bahwa mereka adalah penduduk asli kawasan Honshū utara dan berkerabat dengan suku bangsa Ainu.

Referensi

  • Aston, W. G. Nihongi: Chronicles of Japan from Earliest Times to A.D. 697. London: Kegan Paul, 1924. Originally published in 1896. The standard English translation of the ancient Japanese compilation known as the Shoku Nihongi.
  • Farris, William Wayne. Heavenly Warriors: The Evolution of Japan's Military: 500–1300. Harvard: Harvard University Press, 1996. ISBN978-0-674-38703-4, ISBN978-0-674-38704-1.
  • Nagaoka, Osamu. 古代東国物語 (Kodai Tōgoku Monogatari). Tokyo: Kadokawa Shoten, 1986. For readers of Japanese, a detailed account of the campaign against Aterui. ISBN978-4-04-703170-8.
  • Nakanishi, Susumu. エミシとは何か: 古代東アジアと北方日本 (Emishi to wa nani ka: kodai higashiajia to hoppō nihon). Tokyo: Kadokawa Shoten, 1993. Japanese source that conducted a study of the skeletal remains of persons who lived in the Tōhoku region both during the Jōmon and Yayoi periods. Limited coverage of skeletal remains of the historical period, but covers the history. ISBN978-4-04-703247-7.
  • Ossenberg, Nancy S., "Isolate Conservatism and Hybridization in the Population History of Japan" in Akazawa, T. and C. M. Aikens, eds., Prehistoric Hunter Gatherers in Japan: New Research Methods. Tokyo: University of Tokyo Press, 1986. ISBN978-0-86008-395-5.
  • Takahashi, Takashi. 蝦夷: 古代東北人の歴史 (Emishi: kodai Tōhokujin no rekishi). Tokyo: Chūō Kōronsha, 1986. ISBN978-4-12-100804-6.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan