Selasa, 27 Oktober 2026
13:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Tikus ekor-rumbai ujung-putih

Tikus ekor-rumbai ujung-putih

Bagikan:
Tikus ekor-rumbai ujung-putih
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Famili: Nesomyidae
Genus: Eliurus
Spesies:
E. penicillatus
Nama binomial
Eliurus penicillatus
Thomas, 1908
250px-Eliurus_penicillatus_range_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
White-tipped tufted-tailed rat range

Tikus ekor-rumbai ujung-putih (Eliurus penicillatus) adalah hewan pengerat endemik Madagaskar. Hewan ini hanya dikenal dari dua spesimen, satu dikumpulkan dari hutan Ampitambe pada tahun 1895 atau 1896 dan yang kedua pada tahun 2000. Spesies ini dinilai sebagai spesies genting oleh IUCN karena kerusakan habitat.[2]

Referensi

  1. ↑ Kennerley, R. (2016). "Eliurus penicillatus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T7624A22238746. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T7624A22238746.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Musser, G. G.; Carleton, M. D. (2005). "Superfamily Muroidea". Dalam Wilson, D. E.; Reeder, D. M (ed.). Mammal Species of the World (Edisi 3rd). Johns Hopkins University Press. hlm. 950. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.{{cite book}}: |ref=harv tidak valid
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan