Rabu, 28 Oktober 2026
13:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Ekosistem digital

sistem sosio-teknis yang terdistribusi, adaptif, dan terbuka dengan sifat-sifat pengorganisasian diri, skalabilitas, dan keberlanjutan yang terinspirasi dari ekosistem alami.

Bagikan:

Ekosistem digital adalah sistem sosio-teknis yang terdistribusi, adaptif, dan terbuka dengan sifat-sifat pengorganisasian diri, skalabilitas, dan keberlanjutan yang terinspirasi dari ekosistem alami. Model ekosistem digital diinformasikan oleh pengetahuan tentang ekosistem alami, terutama untuk aspek-aspek yang berkaitan dengan persaingan dan kolaborasi antar entitas yang beragam.[1][2][3][4] Istilah ini digunakan dalam industri komputer,[5] industri hiburan,[6] dan Forum Ekonomi Dunia.[7]

Sejarah

Konsep Ekosistem Bisnis Digital diajukan pada tahun 2002 oleh sekelompok peneliti dan praktisi Eropa, termasuk Francesco Nachira, Paolo Dini dan Andrea Nicolai, yang menerapkan gagasan umum ekosistem digital untuk memodelkan proses adopsi dan pengembangan produk dan layanan berbasis TIK di pasar yang kompetitif dan sangat terfragmentasi seperti pasar Eropa [8][9] . Elizabeth Chang, Ernesto Damiani dan Tharam Dillon memulai pada tahun 2007 Konferensi Ekosistem dan Teknologi Digital IEEE (IEEE DEST). Richard Chbeir, Youakim Badr, Dominique Laurent, dan Hiroshi Ishikawa memulai pada tahun 2009 Konferensi ACM tentang Manajemen Ekosistem Digital (MEDES) .

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ G. Briscoe and P. De Wilde. Digital Ecosystems: Evolving service-oriented architectures. In Conference on Bio Inspired Models of Network, Information and Computing Systems. IEEE Press, 2006.
  2. ↑ Zhu, Pearl (2015-01-21). Digital Master: Debunk the Myths of Enterprise Digital Maturity (dalam bahasa Inggris). Lulu Press, Inc. ISBN 9781483421544.[pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ P Dini, N Rathbone, M Vidal, P Hernandez, P Ferronato, G Briscoe and S Hendryx. The digital ecosystems research vision: 2010 and beyond. 2005, European Commission
  4. ↑ E Chang, M Quaddus and R Ramaseshan. The Vision of DEBI Institute: Digital Ecosystems and Business Intelligence. 2006, DEBII.
  5. ↑ C. Fiorina. The digital ecosystem. 2000.
  6. ↑ D. Bennett. Digital transformation in the entertainment industry - embracing the fully digital ecosystem Diarsipkan 2009-06-11 di Wayback Machine. Technical report, Accenture, 2006.
  7. ↑ World Economic Forum. Digital Ecosystem Community: Envisioning the future of the Digital Ecosystem Diarsipkan 2008-12-27 di Wayback Machine.
  8. ↑ F Nachira, P Dini, A Nicolai. A Network of Digital Business Ecosystems for Europe: Roots, Processes and Perspectives in Digital Business . 2007, European Commission
  9. ↑ F Nachira, A Nicolai, P Dini, M Le Louarn, L R Leon. Digital Business Ecosystems, 2007 European Commission, Publication Office.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan