Selasa, 27 Oktober 2026
02:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Plasebo

Plasebo

pengobatan tanpa efek peyembuhan yang sebenarnya

Bagikan:
60px-Question_book_SoL-2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini membutuhkan lebih banyak referensi medis untuk pemastian atau hanya bergantung pada sumber primer. Silakan tinjau isi artikel ini dan tambahkan referensi yang sesuai jika Anda dapat. Materi tanpa sumber atau sumber yang buruk dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Plasebo" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Juni 2021)
250px-Cebocap.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Parkinson_surgery.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Efek plasebo dapat diproksi melalui tablet lembam, dengan operasi palsu, dan dengan penanaman sugesti yang kuat.

Plasebo adalah sebuah pengobatan yang tidak berdampak atau penanganan palsu yang bertujuan untuk mengontrol efek dari pengharapan.[1] Istilah plasebo diambil dari bahasa latin yang berarti "I Shall Pleased" (saya akan senang) yang mengacu pada fakta bahwa keyakinan akan efektivitas dari suatu penanganan agar dapat membangkitkan harapan yang membantu mereka menggerakkan diri mereka untuk menyelesaikan masalah tanpa mengetahui zat yang mereka terima adalah aktif secara kimiawi atau tidak aktif.[1] Dalam penelitian medis tentang kemoterapi, sebuah plasebo -disebut juga "pil gula"- merupakan zat yang secara fisik menyerupai obat aktif tetapi sebetulnya tidak memiliki kandungan obat yang sesungguhnya.[1] Dengan membandingkan efek dari obat aktif dan plasebo, peneliti dapat menentukan apakah obat memiliki efek khusus di luar yang diharapkan.[1]

Efek plasebo

Efek plasebo adalah sembuhnya pasien dari penyakitnya ketika mengonsumsi obat kosong atau plasebo dan terjadi walaupun terdapat bukti yang berkebalikan.[2] Plasebo biasanya hanya berisi serbuk laktosa yang tidak memiliki khasiat apapun sebagai obat.[2] Efek ini muncul karena pasien yang mendapat plasebo tidak tahu apa yang diminumnya, tetapi sugesti bisa membuat obat itu benar-benar manjur layaknya obat asli.[2]

Kontroversi plasebo

Amerika Serikat dan Inggris yang menyatakan bahwa penggunaan plasebo tanpa persetujuan pasien tidaklah etis.[3] Selama ini, pil plasebo biasanya dibuat dari gula dan tepung. Namun, dokter juga menggunakan bahan lainnya termasuk vitamin dan suplemen herbal.[3] Menurut Asosiasi Medis Jerman, plasebo tidak memiliki efek samping yang buruk dan bisa menjadi harapan terakhir untuk pasien dengan mau berjuang keras untuk sembuh.[3]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 3 4 Nevid, Jeffrey, Psikologi Abnormal, Jakarta:Erlangga, 2005, hal. 22-25.
  2. 1 2 3 "Jangan Remehkan Obat Kosong Plasebo". Diakses tanggal 15 Juni 2011.
  3. 1 2 3 "Penggunaan Plasebo Masih Menjadi Kontroversi". Diakses tanggal 15 Juni 2011.
Ikon rintisan

Artikel bertopik farmasi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan