Sabtu, 31 Oktober 2026
06:24 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Edwin O. Reischauer

Edwin O. Reischauer

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang profesor Amerika dan sarjana Jepang. Untuk ekonom dan mantan direktur Congressional Budget Office, lihat Robert Reischauer.
Edwin O. Reischauer
250px-Reischauer_1961_Eisenstaedt.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Reischauer pada 1961
Lahir
Edwin Oldfather Reischauer

(1910-10-15)15 Oktober 1910
Meninggal1 September 1990(1990-09-01) (umur 79)
Nama lainエドウィン・O・ライシャワー
AlmamaterOberlin College(A.B.)
Universitas Harvard(Ph.D.)
Pasangan menikahElinor Adrienne Danton (menjanda pada 1956)
Haru Matsukata
Karier ilmiah
BidangJapanologi
Pembelajaran Asia Timur
Tempat kerjaDuta Besar Amerika Serikat untuk Jepang(1961-1966)
Harvard University
Disertasi Nittō guhō junrei gyōki: Ennin's Diary of His Travels in T'ang China, 838–847  (1939)
Serge Elisséeff
Mahasiswa doktoral
Gail Lee Bernstein
John W. Dower
John Curtis Perry
Mahasiswa terkenal lainnya
Sen. Jay Rockefeller

Edwin Oldfather Reischauer (15 Oktober 1910 – 1 September 1990) adalah seorang pengajar dan profesor Amerika di Universitas Harvard. Ia merupakan sarjana utama pada bidang sejarah dan budaya Jepang dan Asia Timur. Presiden AS John Kennedy melantiknya menjadi Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang (1961-1966).

Kehidupan awal dan pendidikan

Reischauer lahir di Tokyo, Jepang, sebagai putra dari misionaris Presbiterian terpelajar Helen Sidwell Oldfather dan August Karl Reischauer. Ia masuk Sekolah Amerika di Jepang dan lulus dengan gelar B.A. dari Oberlin pada 1931.[1]

Ia meraih gelar Ph.D.-nya dari Universitas Harvard pada 1939. Ia merupakan murid dari Japanolog Rusia-Prancis Serge Elisséeff, yang menjadikannya lulusan Barat pertama dari Universitas Tokyo.[2]

Catatan

  1. ↑ "Edwin O. Reischauer". Reischauer Institute of Japanese Studies, Harvard University. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-07-04. Diakses tanggal 17 Juli 2014.
  2. ↑ Zurndorfer, Harriet Thelma. (1995). China Bibliography: A Research Guide to Reference Works About China Past and Present, p. 31 n85.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan