Kamis, 22 Oktober 2026
09:14 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama

Edward Bagshaw

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2016)

Edward Bagshaw (Bagshawe), the younger (1629-1671) adalah seorang teolog Inggris yang terkenal karena tindakannya yang kontroversial. Ia berbeda pandangan dengan arus utama Gereja Anglikan di Inggris. John Locke pernah berdebat dengannya mengenai masalah gerejawi. Richard Baxter mengkritik Bagshaw sebagai "seorang Anabaptis, Fifth Monarchy man, dan seorang Separatis".[1]

Riwayat

Ayahnya, Edward Bagshawe, adalah seorang ahli hukum dan politikus. Teolog, Henry Bagshaw (1632–1709) adalah saudara laki-lakinya.

Ia dididik di Christ Church, Oxford, di mana John Locke juga di sana, ketika Bagshaw masih bersekolah di sana (yaitu sebagai Fellow dalam college). Locke menulis Two Tracts on Government, yang menunjukkan pandangan lebih ortodoks pada waktu itu, dengan tujuan untuk menjawab pandangan Bagshaw mengenai tolerasi agamawi, yang diterbitkan sebagai The Great Question Concerning Things Indifferent pada tahun 1659.[2][3]

Jabatan sebagai pengajar di Westminster School pada tahun 1656 berakhir buruk ketika ia bertengkar dengan kepala sekolah Richard Busby.[4] Ia ditahbiskan pada tahun 1659 oleh Ralph Brownrigg,[5] dan menjadi pendeta setempat (vicar) di Ambrosden, tetapi segera dikeluarkan karena tidak menurut.

Banyak literatur pamflet yang menyerang bertambah jumlahnya di sekitar Bagshaw, beberapa di antaranya dihasilkan dari permusuhannya dengan George Morley, Restoration bishop of Worcester (dipindahkan pada tahun 1662 ke Winchester), dan Dekan Christ Church dari tahun 1660. Ia menjadi chaplain untuk Arthur Annesley, 1st Earl of Anglesey pada tahun 1661. Kemudian ia dipenjarakan di Tower of London, dari awal tahun 1663.[6] Ia diserang dengan tulisan oleh Roger L'Estrange.[7]

Menjelang akhir hidupnya, ia menerbitkan biografi Vavasor Powell. Sampai akhirnya ia terus berdebat mengenai kasus separatis terhadap Richard Baxter, yang berusaha menjauhkan orang-orang yang tidak setuju (kecuali yang sangat ekstrem) tetap di dalam Gereja Inggris. Bagshaw menyerang posisi hangat kuku dari Baxter terhadap ketidaksetujuan.[8] Pada tahun 1672, Baxter masih menuduh Bagshaw melakukan polemik yang licin, berusaha menarik diskusi dari posisi para penentang Non-konformis jujur kepada topik sensitif mengenai tolerasi penuh, politik dan peperangan.[9]

Bagshaw meninggal ketika dalam masa parol dari Newgate Prison, dan dimakamkan di Bunhill Fields.[5][10]

Referensi

  1. ↑ J. F. Maclear, Restoration Puritanism and the Idea of Liberty: The Case of Edward Bagshaw. Journal of Religious History Volume 16 Issue 1, pp. 1-17. (2007)
  2. ↑ http://www.iep.utm.edu/l/locke-po.htm
  3. ↑ Nicholas Tyacke (editor), The History of the University of Oxford: Volume IV: Seventeenth-Century Oxford (1984), p. 419.
  4. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-11-13. Diakses tanggal 2013-10-07.
  5. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-09-05. Diakses tanggal 2013-10-07.
  6. ↑ http://www.hrionline.ac.uk/strype/TransformServlet?page=book1_091[pranala nonaktif permanen], says 1662 i.e. 1662/3.
  7. ↑ Louis Edward Ingelhart, Press and Speech Freedoms in the World, from Antiquity Until 1998: A Chronology (1998).
  8. ↑ Paul Chang-Ha Lim,, In Pursuit of Purity, Unity, and Liberty: Richard Baxter's Puritan Ecclesiology in Its Seventeenth-Century Context (2004), p. 151.
  9. ↑ William M. Lamont, Richard Baxter and the Millennium (1979), p. 229.
  10. ↑ http://www.hrionline.ac.uk/strype/TransformServlet?page=book4_055&display=print[pranala nonaktif permanen]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan