Jumat, 23 Oktober 2026
10:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

Eberhard

Bagikan:

Eberhard merupakan putra sulung dan ahli waris adipati Arnulf (907–937), ia berasal dari Wangsa Luitpolding. Namun masa pemerintahannya singkat, karena ia diusir oleh Raja Otto I dari Jerman pada tahun 938.

Pada tahun 933 atau 934, Eberhard, menurut keturunan maternal Wangsa Unroching, ditawari Mahkota besi Lombardia oleh para pendukung Raja Rodolphe II dari Bourgogne dalam konflik dengan Hugues dari Italia. Setelah Rudolph sendiri telah meninggalkan semua hak waris takhta Italia, adipati Bayern bersekutu dengan Uskup Raterio dan berbaris melawan Verona, tetapi kampanye tersebut gagal. Pada tahun 935, Eberhard ditunjuk oleh ayahandanya sebagai ahli waris kadipaten. Adipati Arnulf mencapai persetujuan Raja Heinrich I dari Sachsen dan juga membuat bangsawan Bayern memberi upeti kepada putranya di Bad Reichenhall pada bulan Juli. Pada sekitar saat ini, Eberhard menikahi Liutgard.

Pada kematian ayahandanya, ia naik takhta tanpa rintangan namun dengan cepat terlibat konflik dengan putra Heinrich, Raja Otto, yang menentang hak istimewa yang dimenangkan oleh mendiang Adipati Arnulf dari ayahandanya. Dalam dua kampanye tahun 938, pada musim semi dan gugur, Otto mengalahkan Eberhard dan mengusirnya. Sebagai gantinya ia menunjuk pamandanya yang setia, Berthold. Tempat pembuangan dan tanggal kematian Eberhard tidak diketahui. Ia mungkin telah meninggal pada sekitar tahun 940 atau melarikan diri ke Hungaria, bahkan membantu pemberontakan pada tahun 953.

Eberhard
Meninggal: 937
Didahului oleh:
Arnulf
Adipati Bayern
937 – 938
Diteruskan oleh:
Berthold
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan