Jumat, 16 Oktober 2026
11:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Eau de Cologne

Eau de Cologne

Bagikan:
250px-1811-Rosoli-Flacon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eau de cologne

Minyak kolonye atau air kolonye (bahasa Prancis:Eau de cologne, harfiah: air Köln) adalah parfum yang berasal dari Köln (bahasa Prancis: Cologne), Jerman. Sekarang, eau de cologne adalah istilah umum untuk formula wewangian yang mengandung minyak atsiri sebanyak 2-5%.

Bahan dasarnya adalah etanol. Selain itu, eau de cologne juga mengandung campuran minyak jeruk seperti lemon, jeruk, jeruk keprok, jeruk bergamot, limau, anggur, dan neroli, juga minyak dari lavender, rosmarinus, thymus, petitgrain (daun jeruk) dan melati.

Eau de cologne pertama kali dibuat oleh pembuat minyak wangi keturunan Italia bernama Johann Maria Farina di Köln, Jerman. Farina mendirikan perusahaan Farina gegenüber, yang sampai sekarang masih memproduksi eau de cologne. Eau de cologne asli yang dibuat oleh Farina hanya dibuat parfum dan ditujukan bagi "hampir semua wangsa kerajaan di Eropa". Kini terdapat sejumlah merek eau de cologne, seperti 4711.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan