Senin, 26 Oktober 2026
10:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Earth Liberation Front

Earth Liberation Front

Bagikan:
Earth Liberation Front
250px-Earth_Liberation_Front_logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanggal pendirian1992;34 tahun lalu (1992)
FokusLingkungan hidup dan Ecotage
Lokasi
  • Aktif di Amerika Utara, Eropa, dan wilayah lainnya
AsalBritania Raya
MetodeAksi langsung dan sabotase

Earth Liberation Front (ELF) merupakan sebuah gerakan ekoradikalis yang terdiri dari kelompok-kelompok independen yang melakukan aksi terhadap individu atau institusi yang dianggap bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan. Gerakan ini terbentuk pada tahun 1992 di Brighton, Inggris, sebagai cabang yang berkembang dari gerakan Earth First!.[1]

Aktivisme

Sejak awal tahun 1970-an, mulai berkembang kesadaran bahwa permasalahan lingkungan bersifat lintas batas dan tidak dapat diselesaikan hanya pada tingkat nasional. Kerusakan lingkungan di satu negara dipandang dapat menimbulkan dampak bagi negara lain. Bersamaan dengan meningkatnya pemahaman tersebut, muncul berbagai gerakan lingkungan yang berupaya melindungi bumi dari kerusakan. Salah satunya adalah Earth Liberation Front (ELF), sebuah kelompok yang mulai terbentuk pada April 1992 di Inggris dan dikenal menggunakan tindakan langsung atau aksi radikal dalam kegiatannya. Pendekatan ini membedakan ELF dari beberapa kelompok lingkungan lain yang lebih menekankan metode non-kekerasan. Aksi-aksi ELF menimbulkan beragam tanggapan dari berbagai pihak. Aksi-aksi yang dikaitkan dengan Earth Liberation Front (ELF) telah terjadi di berbagai wilayah seperti Amerika Utara, Eropa, dan Amerika Selatan. Kelompok ini dikenal menggunakan aksi langsung untuk menyoroti isu kerusakan lingkungan, dengan sasaran utama berupa fasilitas atau perusahaan yang dinilai berkontribusi terhadap degradasi ekologis. Dari berbagai bentuk tindakan yang dilakukan, pembakaran dan vandalisme merupakan metode yang paling sering digunakan. Berdasarkan data antara tahun 1996 hingga 2001, tercatat sekitar 32 aksi pembakaran dan 36 aksi vandalisme, dengan tingkat kerusakan yang bervariasi. Salah satu peristiwa yang paling dikenal adalah pembakaran fasilitas ski di Vail, Colorado, pada Oktober 1998, yang menyebabkan kerugian sekitar 12 juta dolar AS. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap proyek pembangunan yang dianggap mengancam habitat lynx, spesies yang tergolong langka.[2]

Afiliasi

Earth Liberation Front (ELF) memiliki jaringan dengan beberapa gerakan lain, termasuk Animal Liberation Front (ALF), People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), Federazione Anarchica Informale (FAI), dan International Revolutionary Front (IRF). Di antara kelompok tersebut, ELF paling dekat dengan ALF karena kesamaan ideologi dan tujuan, terutama dalam upaya membangun kembali hubungan antara manusia, hewan, dan alam. Kerja sama ELF dan ALF tampak melalui aksi bersama dan pertemuan rahasia yang disebut Book Club, tempat para aktivis berbagi strategi, keamanan komunikasi, dan strategi lapangan. Hubungan dengan PETA terbatas pada dukungan dana, sedangkan dengan FAI dan IRF karena adanya kesamaan ideologi, tanpa berhubungan langsung. Sebagai bentuk dukungan, kelompok-kelompok ini terkadang melakukan aksi solidaritas, seperti pembakaran agen mobil di Moskwa Barat oleh ELF Rusia sebagai dukungan terhadap aktivis Chile Luciano "Tortuga" dari FAI/IRF.[2]

Referensi

  1. ↑ "Earth Liberation Front". Counter Extremism Project (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-19.
  2. 1 2 Hakiki, Falhan; Nasution, Uswatun (2022-03-31). "The Views and Movement of the Earth Liberation Front (ELF) Movement towards Global Capitalism". Jurnal Politik. 8 (1). doi:10.7454/jp.v8i1.1107. ISSN 2461-0615.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan