Minggu, 25 Oktober 2026
20:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Dyandra Media

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
PT Dyandra Media International Tbk
JenisPerseroan terbatas
BEI: DYAN
IndustriPariwisata
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
Daswar Marpaung[1]
(Direktur Utama)
Lilik Oetama[2]
(Komisaris Utama)
Layanan
  • Penyelenggaraan dan dukungan acara
  • Penyewaan ruang acara
  • Pengelolaan hotel
PendapatanRp 284,182 miliar (2020)[3]
Rp -256,682 miliar (2020)[3]
Total asetRp 1,043 triliun (2020)[3]
Total ekuitasRp 577,070 miliar (2020)[3]
PemilikPT Teletransmedia (51,47%)
PT Mondial Investama Indonesia (5,27%)
Jumlah karyawan
1.044 (2020)[3]

PT Dyandra Media International Tbk adalah sebuah perusahaan pariwisata yang berkantor pusat di Jakarta.[3]

Sejarah

Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tahun 1994 saat PT Dyandra Promosindo didirikan sebagai sebuah perusahaan penyelenggara acara. Pada tahun 2005, PT Dyandra Communication (Dyacomm), PT Dyamall Graha Utama, dan PT Samudra Dyan Praga didirikan untuk berekspansi ke bisnis MICE. Pada tahun 2006, PT Kerabat Dyan Utama (Radyatama) juga didirikan. Pada tahun 2007, perusahaan ini resmi didirikan sebagai induk dari perusahaan-perusahaan tersebut. Pada tahun 2008, perusahaan ini mendirikan PT Graha Multi Utama untuk berbisnis di bidang pengelolaan hotel.

Pada tahun 2009, perusahaan ini mendirikan PT Debindo Mitra Dyantama dan mengakuisisi PT Nusa Dua Indonesia. Pada tahun 2011, perusahaan ini melakukan restrukturisasi dengan membentuk empat subholding. PT Nusa Dua Indonesia dan PT Graha Multi Utama pun menjadi anak usaha dari perusahaan ini. Pada tahun 2012, perusahaan ini berekspansi ke industri hiburan. Perusahaan ini juga mendirikan PT Dyandra Konvensi Internasional (Dyandra Convex), serta mengakuisisi PT Fasen Creative Quality (Quad Event Management) dan PT Visicita Imaji Semesta (Visicomm). Perusahaan ini lalu meresmikan perluasan tahap kedua dari Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) dan mengubah nama Gramedia Expo menjadi Dyandra Convention Center Surabaya.

Pada tahun 2013, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dan memisahkan bisnis hiburannya ke PT Dyandra Amaradana. Pada bulan Februari 2014, perusahaan ini mulai mengoperasikan Hotel Amaris Pancoran, dan sebulan kemudian, juga mulai mengoperasikan Hotel Santika Cikarang. Pada bulan April 2014, perusahaan ini mulai mengoperasikan Bali Nusa Dua Hotel & Convention, dan pada bulan Oktober 2014, juga mulai mengoperasikan Hotel Santika Kelapa Gading.

Pada tahun 2015, perusahaan ini mengakuisisi PT Dyan Mas Entertainmen, dan pada bulan Oktober 2015, juga mulai mengoperasikan Hotel Santika Pekalongan. Perusahaan ini kemudian menjual mayoritas saham PT Andalusia Andrawina, pengelola Hotel Amaris Pancoran. Pada tahun 2018, perusahaan ini berekspansi ke bisnis periklanan digital dengan mendirikan PT Visi Sarana Media Digital (Underlined). Pada bulan April 2018, perusahaan ini juga menjual mayoritas saham PT Sima Graha Utama, pengelola Hotel Santika Kelapa Gading dan Hotel Santika Pekalongan. Pada bulan September 2018, Hotel Santika Cikarang juga resmi dijual. Pada tahun 2019, perusahaan ini berekspansi ke bisnis konservasi alam dengan mendirikan PT Mitra Natura Raya untuk mengelola empat kebun raya milik LIPI.[3][4]

Referensi

  1. ↑ "Dewan Direksi". PT Dyandra Media International Tbk. Diakses tanggal 5 Maret 2022.
  2. ↑ "Dewan Komisaris". PT Dyandra Media International Tbk. Diakses tanggal 5 Maret 2022.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 "Laporan Tahunan 2020" (PDF). PT Dyandra Media International Tbk. Diakses tanggal 5 Maret 2022.
  4. ↑ Safitri, Kiki (22 Januari 2020). "Lakukan Ekspansi, Dyandra Kelola 4 Kebun Raya". Kompas. Diakses tanggal 13 Mei 2022.


Ikon rintisan

Artikel bertopik badan usaha atau perusahaan Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan