Sabtu, 26 September 2026
21:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Driope

Driope

Infobox orangDriope
330px-Plate_87-_Dryope_Changed_into_a_Lotus_Tree_%28Driope_in_arboris_formam_transmigrat%29%2C_from_Ovid%27s_%27Metamorphoses%27_MET_DP866528.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahAndraemon (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
KekasihApollo Suntingan nilai di Wikidata
AnakAmphissus (en) Terjemahkan
 (20px-OOjs_UI-like_kinship-progressive-black.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Apollo)
Tarquitus (en) Terjemahkan
 (20px-OOjs_UI-like_kinship-progressive-black.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Dryope (en) Terjemahkan) Suntingan nilai di Wikidata
AyahDryops (en) Terjemahkan dan Eurytus (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata

Dalam mitologi Yunani, Driope (bahasa Yunani:Δρυόπη) adalah putri dari Driops ( "manusia pohon ek") atau dari Euritos. Dia kadang-kadang dianggap sebagai salah satu dari Pleiad (yang berarti dia adalah seorang nimfa).

Perubahan wujud

Ada dua cerita mengenai perubahan wujudnya menjadi tanaman poplar hitam. Menurut versi yang pertama, Apollo merayunya untuk tidur dengannya. Driope telah terbiasa bermain dengan para hamadriad dari hutan di Gunung Oita. Apollo mengejarnya. Untuk mendapatkan Driope, Apollo mengubah dirinya menjadi kura-kura yang sering menjadi binatang peliharaan anak-anak. Ketika Driope mengambil kura-kura ke pangkuannya, Apollo berubah menjadi seekor ular. Dyope mencoba melarikan diri, tetapi Apollo melingkar di kakinya dan memegang erat-erat kedua lengannya dan kemudian Apollo memperkosa Driope. Para nimfa kemudian meninggalkannya, dan Driope akhirnya melahirkan anaknya Amfissos. Driope menikahi Andraimon. Amfissos membangun sebuah kuil untuk ayahnya (Apollo) di kota Oita, kota yang juga ia dirikan. Para nimfa sering datang ke sini dan bercakap-cakap dengan Driope yang telah menjadi pendeta di kuil ini. Tapi suatu hari Apollo kembali lagi dalam bentuk seekor ular dan melingkar di sekelilingnya sementara ia berdiri. Driope Kali ini berubah menjadi pohon poplar.

Dalam cerita versi Ovidius, Driope sedang berjalan-jalan di tepi danau, menyusui bayinya Amphissus, ketika ia melihat bunga-bunga merah pohon Lotus, yang sebelumnya adalah nimfa bernama Lotis yang berubah menjadi pohon ketika melarikan diri dari Priapos. Driope ingin memberikan bunga itu kepada bayinya sebagai mainan, tetapi ketika ia mengambil satu bunga, pohon itu mulai gemetar dan berdarah. Dia mencoba melarikan diri, tetapi darah dari pohon itu menyentuh kulitnya dan tiba-tiba kakinya menjadi tak bisa bergerak. Ia perlahan-lahan mulai berubah menjadi pohon poplar hitam. Tepat sebelum perubahan itu mencapai tenggorokan Driope dan tangannya berubah menjadi ranting, Andraimon suaminya mendengarnya menangis dan datang kepadanya. Dia memberi tahu suaminya untuk mengurus anak mereka dan melarang Andraemon untuk memetik bunga apapun.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan