Kamis, 05 November 2026
04:09 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Dragonder

Dragonder

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Dragon.
330px-French_cavalry_%26_German_cavalry_prisoners.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dragon Prancis mengawal tawanan asal Jerman, sehabis Pertempuran Marne Pertama (1914).
250px-Javanese_dragoons_escorting_Ludovic_H%C3%A9bert_Beauvoir.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kavaleri dragoon Jawa dari Pekalongan menuju Surakarta, 1866.

Dragon (bahasa Prancis:dragon, bahasa Inggris:dragoon) adalah unit infantri berkuda, yang terlatih dalam hal berkuda maupun aksi tempur infantri. Penggunaan istilah tersebut mulai bergeser dan selama abad ke-18, yakni dipakai untuk personel dan unit kavaleri ringan konvensional. Resimen dragon didirikan di berbagai negara Eropa selama akhir abad ke-17 hingga awal abad ke-18.

Pendirian unit dragon berkembang dari praktik pengangkutan infanteri dengan kuda ketika mereka perlu melakukan pergerakan cepat. Contohnya adalah yang diperintahkan Louis dari Nassau selama beroperasi dekat Mons di Hainaut, saat 500 infanteri diangkut dengan cara tersebut.[1] Tahun 1552 Pangeran Alexander dari Parma mengangkut beberapa kompi infanteri dengan kuda untuk memberikan serangan kejutan.[1] Konon dragon pertama diprakarsai oleh Marsekal de Brissac pada tahun 1600.[2] Menurut sastra Jerman Kuno, para dragon didirikan oleh Count Ernst von Mansfeld, salah satu komandan militer Jerman termasyhur, pada awal tahun 1620-an.

Nama dragon kemungkinan berasal dari sejenis senjata api kuno, yaitu suatu pistol (wheellock) pendek yang disebut dragon, karena dragon pertama yang didirikan di Prancis memiliki moncong karabin yang didekorasi dengan bentuk kepala naga (dalam bahasa Prancis disebut dragon). Praktik tersebut terjadi saat seluruh senjata api memiliki nama berbeda-beda, seperti kulverin, serpentine, falkon, falkonet, dsb.[3]

Catatan kaki

  1. 1 2 p.330, Bismark
  2. ↑ p.331, Bismark
  3. ↑ p.333, Bismark

Referensi

  • von Bismark, Friedrich Wilhelm, Graf, Beamish, North Ludlow, (translator), On the Uses and Application of Cavalry in War from the Text of Bismark: With Practical Examples Selected from Antient and Modern History, T. & W. Boone, London, 1855
  • Sawicki, James A. (1985). Cavalry Regiments in the U.S. Army. Dumfries, VA: Wyvern Pubs. hlm. 415.

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri dragonder di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Dragoons.
Wikisource logo
Wikisource memiliki teks artikel Ensiklopedia Britannica 1911 mengenai dragoon.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan