Kamis, 01 Oktober 2026
08:08 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Dou Wan

Dou Wan

Bagikan:
250px-ChangXingongdeng.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lampu era dinasti Han Barat dengan rana geser yang dapat disesuaikan, bertanggal 173 SM, ditemukan di makam Dou Wan.

Dou Wan (Hanzi:竇綰; Pinyin:Dòu Wǎn) adalah istri dari Liu Sheng, Pangeran Zhongshan dari dinasti Han Barat, Tiongkok.

Makamnya ditemukan pada tahun 1968 di distrik Mancheng, Hebei. Jasadnya mengenakan jas pemakaman dari giok. Jas giok miliknya dan milik suaminya yang pertama kali ditemukan oleh para arkeolog. Pakaian penguburan ini dibuat untuk melindungi orang-orang dari "jiwa-daging". Keyakinan masyarakat umum pada periode ini adalah bahwa setiap manusia memiliki dua jiwa: jiwa-nafas dan jiwa-daging. Jiwa-nafas keluar setelah kematian seseorang, tetapi jiwa-daging tetap berada di dalam tubuh selama sekitar satu tahun. Jiwa-daging sangat jahat, sehingga orang kaya memakai jas giok untuk mencegahnya melarikan diri dari tubuh.

Di ruang belakang makam terdapat bangunan mirip rumah, dibangun untuk meniru keadaan dunia yang ditinggalkannya. Di antara barang-barang yang ditemukan, ada juga beberapa alat seksual.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan