Sabtu, 26 September 2026
23:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Orang Doria

Orang Doria

kelompok etnik di Yunani kuno

250px-Helmed_Hoplite_Sparta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung hoplite dari abad ke-5 SM, kemungkinan adalah patung Leonidas, raja Sparta yang merupakan orang Doria.

Orang Doria (bahasa Yunani:Δωριεῖς, Dōrieis, tunggal Δωριεύς, Dōrieus) adalah satu dari empat kelompok etnik utama yang menjadi leluhur orang Yunani kuno.[1]

Nama Doria digunakan oleh Homeros dalam karyanya, Odisseia,[2] dan disebutkan bahwa mereka menghuni pulau Kreta. Sementara Herodotos menyebut mereka dengan nama ethnos[3] yang merupakan asal-usul kata etnik. Orang Doria adalah orang-orang yang termasuk dalam orang Helenik. Mereka memiliki beragam cara hidup dan organisasi sosial. Kehidupan mereka bervariasi mulai dari pusat perdagangan padat di kota Korinthos, yang terkenal atas seni dan arsitekturnya, sampai negara militer yang tertutup seperti Lakedaimon atau Sparta.

Orang Doria kemudian terbagi-bagi lagi menjadi sejumlah kelompok etnik yang terpisah dan kadang saling bermusuhan. Biasanya nama kelompok etniknya berasal dari nama tempat mereka tinggal.

Dalam perang, suatu negara Doria biasanya sering meminta bantuan pada negara Doria lainnya. Orang Doria menggunakan dialek tersendiri yang disebut dialek Doria. Selain itu ciri sosial dan tradisi sejarah mereka juga berbeda dari puak-puak Yunani lainnya.

Ada beragam versi mengenai asal-usul mereka. Satu teori yang banyak dipercaya pada masa kuno, tetapi belum terbukti, adalah bahwa orang Doria berasal dari daerah pegunungan di timur laut Yunani, Makedonia kuno, dan Epiros. Mereka kemudian bermigrasi ke Peloponnesos, ke pulau-pulau Aegea tertentu, Yunani Besar, Lapithos dan Kreta. Teori lainnya adalah bahwa orang Doria berasal dari Asia Kecil, dan mereka kemungkinan bermigrasi melalui Yunani timur laut dan bermukim di Yunani selatan atau bermigrasi dari pesisir barat Asia Kecil dan berpindah ke pulau-pulau Aegea dan ke Yunani selatan.

Dalam mitologi Yunani, leluhur dan pendiri orang Doria adalah Doros, putra Hellen.

Pada abad ke-5 SM, orang Doria dan orang Ionia merupakan dua kelompok etnik yang paling berpengaruh. Perseteruan kedua puak itu berujung pada Perang Peloponnesos.

Catatan kaki

  1. ↑ Apollodoros, Bibliotheka I
  2. ↑ Homeros, Odisseia, Buku XIX baris 177.
  3. ↑ Herodotos, Buku VII, bagian 73.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan