Sabtu, 31 Oktober 2026
13:54 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Doquz Khatun

Doquz Khatun

Bagikan:
250px-HulaguAndDokuzKathun.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hulagu dengan ratu Kristennya Doquz Khatun

Doquz Khatun (juga disebut Dokuz Khatun) (meninggal pada 1265) adalah seorang putri Turkic Kerait pada abad ke-13, yang menikah dengan penguasa Mongol Hulagu.[1] Putra mereka yang bernama Abaqa meneruskan kekuasaan di Hulagu setelah kematian ayahnya.

Doquz Khatun dikenal karena ikut Hulagu dalam kampanye-kampanyenya. Saat Pengepungan Baghdad pada 1258, tentara Mongol membantai 10.000 penduduk, tetapi atas perintah Doquz, penganut Kristen dibiarkan untuk hidup.[2]

Doquz Khatun adalah seorang beragama Kristen Nestorian, dan sekarang disebut sebagai pendorong terbesar dari kepercayaan Kristen. Ketika para duta Mongol dikirim ke Eropa, mereka juga berupaya untuk menggunakan kekristenan milik Doquz untuk penawaran, dengan mengklaim bahwa putri-putri kerajaan Mongol seperti Doquz dan Sorghaghtani Beki adalah putri dari Prester Yohanes yang legendaris.[3]

Doquz Khatun meninggal pada tahun 1265, tahun yang sama dengan suaminya meninggal.

250px-Hulagu_and_Doquz-Qatun_in_Syriac_Bible.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hulagu dan Doquz Khatun dalam sebuah Alkitab Suriah

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ Runciman, p. 299
  2. ↑ Runciman, p. 303
  3. ↑ Jackson, p. 175

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan