Selasa, 03 November 2026
19:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Doktrin Fukuda

Doktrin Fukuda

Bagikan:
250px-Takeo_Fukuda_19761224.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perdana Menteri Takeo Fukuda

Doktrin Fukuda adalah sebuah doktrin yang berdasarkan pada sebuah pidato dari Perdana Menteri Jepang Takeo Fukuda. Pada 197, saat perjalanan keliling ke negara-negara anggota Perbara, perdana menteri tersebut membuat sebuah pidato di Manila dimana ia menyatakan soal kebijakan luar negeri Jepang yang kemudian dikenal sebagai Doktrin Fukuda.

Perdana Menteri Fukuda menyatakan bahwa Jepang, sebuah negara yang menjunjung perdamaian, tak akan pernah menjadi kekuatan militer dan bahwa Jepang akan menjalin hubungan saling menguntungkan dan terpercaya dengan negara-negara Asia Tenggara dalam sejumlah besar bidang, dan bahwa Jepang akan berkerjasama secara positif dengan Perbara dan negara-negara anggotanya dalam upaya mereka sendiri, sebagai mitra setara. Doktrin Fukuda dijadikan sebagai fondasi diplomat kini dan mendatang dari Jepang terhadap wilayah belahan Asia.

Lihat pula

Referensi

Kesusastraan

  • Lam Peng Er, ed. (2013). Japan's Relations with Southeast Asia: The Fukuda Doctrine and Beyond. Routledge.
  • Sueo Sudo. “Japan-ASEAN Relations: New Dimensions in Japanese Foreign Policy”, Asian Survey 28, no. 5 (1988): 509–25.
  • Sueo Sudo (1992). The Fukuda Doctrine and ASEAN: new dimensions in Japanese foreign policy. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies.
  • Mendi Wolf (2001). Japan and South East Asia. Vol.2, The Cold War era 1947-1989 and issues at the end of the Twentieth century. London: Routledge.
  • Akihiko, Tanaka. ""The World and Japan" Database (". Database of Japanese Politics and International Relations. National Graduate Institute for Policy Studies (GRIPS); Institute for Advanced Studies on Asia (IASA), The University of Tokyo. Diakses tanggal Jan 17, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan